LintasWarganet.com – 03 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan penataan kembali struktur kepemimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa, 2 Juni 2026. Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Penggantian tersebut melibatkan pemberhentian Kepala BGN yang sebelumnya menjabat, dengan alasan memperkuat percepatan pelaksanaan Program Makanan Bergizi (MBG). Presiden menegaskan bahwa program MBG merupakan prioritas utama dalam upaya meningkatkan status gizi bangsa, khususnya di daerah‑daerah yang masih mengalami tingginya tingkat stunting dan defisiensi mikronutrien.
Tujuan utama pergantian kepemimpinan
- Meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan gizi nasional.
- Mempercepat pencapaian target penurunan angka stunting nasional menjadi 10% pada tahun 2030.
- Mengoptimalkan koordinasi antara BGN dengan kementerian terkait, lembaga donor, dan pemerintah daerah.
Langkah selanjutnya
- Penunjukan pejabat pengganti yang memiliki pengalaman luas di bidang kesehatan masyarakat dan manajemen program berskala nasional.
- Pembentukan tim kerja lintas sektoral untuk memantau progres program MBG secara berkala.
- Peningkatan alokasi anggaran khusus bagi intervensi gizi di wilayah prioritas.
Prabowo menambahkan bahwa percepatan program MBG tidak hanya akan menurunkan angka stunting, tetapi juga meningkatkan produktivitas tenaga kerja serta menurunkan beban biaya kesehatan jangka panjang. Ia berharap kepemimpinan baru BGN dapat membawa inovasi dan sinergi yang lebih kuat demi tercapainya tujuan gizi nasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet