Rupiah Ditutup Melemah di Rp 17.839 per Dolar AS pada Selasa, 2 Juni 2024
Rupiah Ditutup Melemah di Rp 17.839 per Dolar AS pada Selasa, 2 Juni 2024

Rupiah Ditutup Melemah di Rp 17.839 per Dolar AS pada Selasa, 2 Juni 2024

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Pada sore hari Selasa, 2 Juni 2024, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat mengalami penurunan. Kurs akhir hari tercatat pada level Rp 17.839 per dolar, menurun sebesar 34 poin atau sekitar 0,19 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penurunan ini terjadi di tengah pasar valuta asing yang dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal, antara lain pergerakan suku bunga global, sentimen risiko investor, serta data ekonomi domestik yang belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan signifikan. Meskipun inflasi di Indonesia masih berada pada level yang relatif terkendali, tekanan dari pasar luar negeri tetap memberi dampak pada nilai tukar.

Berikut rangkuman pergerakan nilai tukar rupiah dalam seminggu terakhir:

Hari Kurs Penutupan (Rp/USD) Perubahan (poin)
Senin, 1 Juni 17.805 +12
Selasa, 2 Juni 17.839 -34
Rabu, 3 Juni 17.822 +17
Kamis, 4 Juni 17.835 -13
Jumat, 5 Juni 17.820 +15

Analisis singkat mengindikasikan bahwa volatilitas kurs masih dipicu oleh kebijakan moneter di Amerika Serikat. Jika Federal Reserve terus mempertahankan atau menaikkan suku bunga, arus modal dapat tetap mengalir ke aset berdenominasi dolar, menekan nilai rupiah lebih jauh.

Di sisi dalam, Bank Indonesia (BI) terus memantau perkembangan pasar dan siap melakukan intervensi bila diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Kebijakan suku bunga BI yang tetap pada 5,75% dan likuiditas pasar yang cukup menjadi faktor penyangga, namun tekanan eksternal tetap menjadi tantangan utama.

Para pelaku bisnis dan investor disarankan untuk memperhatikan pergerakan nilai tukar secara berkala, terutama bagi perusahaan yang bergantung pada impor bahan baku atau memiliki utang berdenominasi dolar. Pengelolaan risiko nilai tukar melalui hedging atau kontrak forward dapat menjadi langkah mitigasi yang efektif.