LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada peringatan Hari Lahir Pancasila mengakui telah menggunakan lambang Garuda secara tidak tepat dalam salah satu materi publikasinya. Kesalahan tersebut menimbulkan protes dari masyarakat dan kalangan yang menganggap simbol negara harus diperlakukan dengan sangat hati-hati.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada hari yang sama, BRIN menyampaikan permohonan maaf kepada publik, menyebutkan bahwa penggunaan simbol tersebut adalah hasil kesalahan prosedural dan bukan disengaja. Pihak lembaga menegaskan komitmen untuk memperbaiki materi yang sudah tersebar dan memastikan tidak terulang kembali.
Langkah-langkah perbaikan yang telah diambil antara lain:
- Penyebaran kembali materi yang telah diperbaiki dengan penggunaan simbol yang sesuai.
- Penghapusan semua konten yang mengandung penggunaan lambang yang keliru.
- Penerimaan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi internal.
- Penyusunan prosedur verifikasi baru untuk semua materi yang mencantumkan simbol negara.
Berikut rangkaian tindakan yang dilaporkan BRIN dalam beberapa hari terakhir:
| Tanggal | Langkah |
|---|---|
| 2 Juni 2024 | Pernyataan permohonan maaf resmi. |
| 3 Juni 2024 | Penghapusan materi yang salah dari situs resmi. |
| 4 Juni 2024 | Publikasi materi revisi dengan simbol yang tepat. |
| 5 Juni 2024 | Peluncuran panduan internal penggunaan simbol negara. |
BRIN menegaskan bahwa evaluasi berkelanjutan akan menjadi bagian dari budaya kerja lembaga, demi menjaga kepercayaan publik serta menghormati nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam lambang Garuda dan Pancasila.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet