Menekraf nilai Waisak momentum perkuat ekosistem ekraf berbasis budaya
Menekraf nilai Waisak momentum perkuat ekosistem ekraf berbasis budaya

Menekraf nilai Waisak momentum perkuat ekosistem ekraf berbasis budaya

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menekankan bahwa perayaan Waisak 2570 BE pada tahun 2026 dapat menjadi titik tolak penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) yang berlandaskan nilai budaya. Menurutnya, perayaan Buddha ini tidak hanya sekadar ritual keagamaan, melainkan peluang strategis untuk menampilkan kekayaan budaya lokal, meningkatkan partisipasi komunitas, dan menciptakan produk kreatif yang berdaya saing.

Beberapa langkah konkret yang diusulkan antara lain:

  • Pengembangan produk kreatif berbasis motif dan simbol Waisak, seperti tekstil, kerajinan, dan desain grafis.
  • Penyediaan pelatihan bagi pelaku usaha kreatif dalam teknik produksi berkelanjutan dan pemasaran digital.
  • Penyelenggaraan pameran dan bazaar budaya di lokasi perayaan utama, melibatkan komunitas lokal serta wisatawan domestik dan mancanegara.
  • Kolaborasi lintas sektor antara kementerian, pemerintah daerah, lembaga kebudayaan, dan sektor swasta untuk mendukung pendanaan dan promosi.
  • Penguatan hak kekayaan intelektual (HKI) bagi karya yang mengangkat unsur budaya Waisak.

Harsya menambahkan bahwa sinergi antara nilai spiritual Waisak dan kreativitas ekonomi dapat meningkatkan daya tarik destinasi budaya, memperluas pasar produk kreatif, serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap warisan budaya. Pemerintah berkomitmen menyalurkan dana alokasi khusus untuk program-program inovatif yang mengintegrasikan unsur budaya ke dalam rantai nilai ekraf.

Dengan memanfaatkan momentum perayaan Waisak, diharapkan ekosistem ekraf berbasis budaya dapat tumbuh lebih inklusif, meningkatkan pendapatan kreator, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.