LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Satgas Operasi Trisila II TNI Angkatan Laut menggelar latihan pendaratan di Palu, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan tempur pada tahun 2026. Latihan yang berlangsung selama tiga hari melibatkan sekitar 200 prajurit, tiga unit kapal pendarat, serta helikopter transportasi.
Tujuan utama latihan adalah menguji kemampuan taktis pasukan maritim dalam melakukan pendaratan cepat, penyerapan beban logistik, serta koordinasi dengan aparat keamanan daerah. Selama latihan, prajurit melakukan penyusunan formasi, penempatan perlengkapan, dan simulasi penanganan situasi darurat di wilayah pesisir.
- Penggunaan kapal pendarat KRI Teluk Banten (609) dan KRI Teluk Ratai (609)
- Penempatan unit Pasukan Marinir dan Pasukan Khusus Laut
- Simulasi evakuasi warga akibat bencana alam
Latihan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi komandan Satgas dalam menilai efektivitas prosedur operasional standar serta kesiapan logistik. Hasil evaluasi diharapkan menjadi dasar perbaikan taktik pendaratan di masa mendatang.
Pejabat TNI AL menegaskan bahwa latihan ini merupakan respons proaktif terhadap potensi ancaman keamanan di wilayah pesisir dan peningkatan frekuensi bencana alam. Dengan meningkatkan kemampuan pendaratan, TNI AL siap memberikan dukungan cepat kepada pemerintah daerah dalam situasi darurat maupun operasi pertahanan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet