LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat, menilai bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan siklus sebelumnya. Menurutnya, sejumlah aspek utama telah mengalami perbaikan, mulai dari layanan kesehatan, infrastruktur, hingga proses administrasi yang lebih terintegrasi.
Beberapa poin penting yang disorot dalam penilaian tersebut antara lain:
- Layanan Kesehatan: Penambahan fasilitas medis di Mekah dan Madinah, serta penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, meminimalkan risiko penyakit menular selama pelaksanaan haji.
- Digitalisasi Proses: Sistem pendaftaran, pembayaran, dan pelacakan jamaah kini sepenuhnya berbasis daring, mengurangi antrian dan mempercepat verifikasi data.
- Koordinasi Internasional: Kerjasama dengan otoritas haji Saudi Arabia diperkuat melalui perjanjian kerja sama baru, yang mencakup alokasi akomodasi yang lebih memadai dan peningkatan transportasi darat.
- Pengelolaan Anggaran: Efisiensi biaya operasional tercapai melalui pemanfaatan teknologi informasi dan renegosiasi kontrak logistik, sehingga beban biaya bagi jamaah dapat ditekan.
- Peningkatan Pelatihan: Program pelatihan bagi pembimbing haji dan petugas lapangan ditingkatkan kualitasnya, mencakup simulasi situasi darurat dan manajemen kerumunan.
Syahrul Aidi Maazat menegaskan bahwa perbaikan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan jamaah, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah Indonesia dalam memberikan pelayanan haji yang aman, transparan, dan terjangkau. Ia berharap evaluasi ini dapat menjadi acuan bagi siklus haji berikutnya, serta menginspirasi legislator lain untuk memperkuat mekanisme pengawasan dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan ibadah besar.
Selain itu, BKSAP DPR berencana menyusun rekomendasi kebijakan yang akan diajukan ke Komisi IX DPR, guna memastikan bahwa standar-standar baru tersebut dapat dipertahankan dan terus disempurnakan pada tahun-tahun mendatang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet