Pokdarwis Dieng Pandawa Pastikan Jazz Atas Awan Kembali Jadi Bagian DCF 2026

LintasWarganet.com – 01 Juni 2026 | Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dieng Pandawa mengonfirmasi bahwa grup musik jazz Jazz Atas Awan akan kembali tampil dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Keputusan ini diungkapkan dalam rapat koordinasi yang diadakan pada tanggal 28 Mei 2024, menyusul antusiasme tinggi penonton pada edisi sebelumnya.

Jazz Atas Awan, yang dikenal dengan perpaduan melodi jazz modern dan nuansa alam pegunungan Dieng, pertama kali bergabung dalam DCF pada tahun 2022. Penampilannya menciptakan atmosfer magis, memadukan musik instrumental dengan latar belakang panorama awan-awan yang melayang di atas kawah.

Ketua Pokdarwis, Budi Santoso, menjelaskan bahwa keikutsertaan kembali grup tersebut merupakan hasil dialog intensif antara penyelenggara festival, pemerintah daerah, dan pemusik. “Kami ingin memastikan DCF tetap menjadi platform yang menonjolkan kreativitas lokal serta mendukung ekonomi kreatif. Jazz Atas Awan memiliki nilai estetika yang kuat dan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Berikut beberapa poin penting terkait kehadiran Jazz Atas Awan dalam DCF 2026:

  • Jadwal penampilan: 15-17 Agustus 2026, malam pertama pada pukul 20.00 WIB di panggung utama Dieng.
  • Target pengunjung: diperkirakan lebih dari 5.000 penonton per malam, dengan proyeksi peningkatan kunjungan wisatawan sebesar 12% dibandingkan edisi 2025.
  • Dukungan sponsor: didapatkan dari Dinas Pariwisata, serta beberapa perusahaan lokal yang berfokus pada ekowisata.

Selain menambah daya tarik musik, Jazz Atas Awan juga akan berkolaborasi dengan seniman lokal, seperti tarian tradisional Jawa Barat dan pertunjukan cahaya yang memanfaatkan teknologi LED ramah lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan memperkaya pengalaman budaya bagi pengunjung.

Peningkatan profil festival ini diharapkan memberi dampak positif bagi ekonomi masyarakat Dieng, terutama sektor perhotelan, kuliner, dan kerajinan tangan. Data dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu hari acara budaya dapat menambah pendapatan daerah sekitar Rp 2,5 miliar.

Dengan konfirmasi kehadiran Jazz Atas Awan, DCF 2026 semakin meneguhkan posisinya sebagai agenda budaya utama di Jawa Tengah, sekaligus menjadi magnet bagi generasi muda yang tertarik pada seni musik kontemporer.