Jubir Gerindra Jelaskan Maksud Kunjungan RI 1 ke Paris, Wina, dan Budapest
Jubir Gerindra Jelaskan Maksud Kunjungan RI 1 ke Paris, Wina, dan Budapest

Jubir Gerindra Jelaskan Maksud Kunjungan RI 1 ke Paris, Wina, dan Budapest

LintasWarganet.com – 29 Mei 2026 | Juru Bicara Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menanggapi tudingan bahwa kunjungan luar negeri Presiden Republik Indonesia (RI) ke tiga kota Eropa—Paris, Wina, dan Budapest—adalah pemborosan anggaran. Ia menegaskan bahwa pandangan tersebut bersifat parsial dan mengabaikan tujuan strategis kunjungan.

Sugiat menjelaskan bahwa agenda Presiden meliputi pertemuan bilateral dengan pemimpin negara‑negara tersebut, pembahasan kerja sama ekonomi, investasi, serta keamanan regional. Paris dipilih untuk memperkuat hubungan perdagangan dan teknologi, sementara Wina menjadi platform dialog energi dan transportasi lintas batas. Budapest, di sisi lain, difokuskan pada kerjasama pertahanan dan kebijakan luar negeri di kawasan Eropa Tengah.

Sugiat menolak anggapan bahwa biaya perjalanan menjadi beban bagi negara. Ia menekankan bahwa seluruh pengeluaran telah melalui mekanisme pengadaan yang transparan dan berada dalam batas anggaran yang telah disetujui oleh DPR. Selain itu, ia menyebutkan bahwa potensi manfaat ekonomi jangka panjang—seperti peningkatan ekspor, penciptaan lapangan kerja, dan transfer teknologi—jauh melampaui biaya logistik perjalanan.

Ia juga mengingatkan bahwa kritik semacam ini seringkali muncul tanpa pemahaman mendalam tentang agenda kebijakan luar negeri. Sugiat menutup dengan menyatakan bahwa pemerintah terus berupaya memaksimalkan kepentingan nasional melalui diplomasi ekonomi, dan bahwa publik harus menilai hasil konkret dari kunjungan tersebut, bukan sekadar menilai dari sisi biaya perjalanan.