Serie A 2025-26: Skandal Dapur, Rekor Transfer Manchester United, dan Kekecewaan Pirlo Mengguncang Dunia Sepak Bola Italia
Serie A 2025-26: Skandal Dapur, Rekor Transfer Manchester United, dan Kekecewaan Pirlo Mengguncang Dunia Sepak Bola Italia

Serie A 2025-26: Skandal Dapur, Rekor Transfer Manchester United, dan Kekecewaan Pirlo Mengguncang Dunia Sepak Bola Italia

LintasWarganet.com – 29 Mei 2026 | Musim 2025-26 Serie A menjadi saksi dinamika yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, mulai dari penghargaan kontroversial, skandal kuliner di antara klub, hingga eksodus pemain ke Premier League. Inter Milan kembali bangkit di bawah asuhan Cristian Chivu, sementara Como menorehkan kejutan besar, dan Scott McTominay menjaga napas Napoli tetap hidup. Di sisi lain, mantan legenda Italia, Andrea Pirlo, menyoroti krisis struktural yang menghambat kebangkitan sepak bola Italia di kancah internasional.

Penghargaan dan Skandal Dapur

Menurut laporan The Guardian, penghargaan Serie A 2025-26 tidak hanya menyoroti pencapaian di lapangan, melainkan juga mengangkat kasus skandal dapur yang melibatkan klub-klub besar. Federasi menyingkap praktik penggunaan bahan makanan tidak layak di kantin beberapa tim, yang memicu protes pemain dan pelatih. Inter, yang berhasil merebut gelar Serie A dan Coppa Italia, mengumumkan kebijakan baru untuk mengawasi kualitas makanan bagi para pemain, sebagai respons atas kecaman publik.

Performansi Klub di Kompetisi Eropa

Namun, kegembiraan di level domestik tak mengurangi kekecewaan pada panggung Eropa. Inter gagal melewati babak playoff Liga Champions setelah tersingkir oleh Bodø/Glimt, sementara Juventus mengalahkan diri sendiri dengan kebobolan tujuh gol melawan Galatasaray. Napoli, mantan juara, tak mampu lolos dari fase grup Liga Europa, memperlihatkan kesenjangan kompetitif yang mengkhawatirkan. Hanya Atalanta yang berhasil mengangkat Italia ke babak 16 besar UEFA Champions League dengan mengalahkan Borussia Dortmund, meski kemudian terpuruk 10-2 melawan Bayern Munich.

Transfer Besar Manchester United ke Serie A

Di luar Italia, sorotan beralih pada Manchester United yang telah menghabiskan lebih dari €600 juta untuk merekrut pemain dari Serie A dalam satu dekade terakhir. Transfer terbesar mereka adalah kembaliannya Paul Pogba dari Juventus pada 2016 dengan nilai €105 juta. Selain itu, United berhasil menggaet Cristiano Ronaldo (¥17 juta), Rasmus Hojlund, Amad Diallo, serta bek Patrick Dorgu dari Lecce pada Januari 2025. Ederson, gelandang tengah Atalanta, kini menjadi target berikutnya dengan nilai transfer diperkirakan €50 juta termasuk bonus, menjadikannya pemain ke‑11 yang pindah ke Old Trafford dari Italia dalam sepuluh tahun terakhir.

Pemain Klub Asal Tahun Transfer Biaya (juta €)
Sergio Romero Sampdoria 2015 0 (bebas)
Matteo Darmian Torino 2015 18,8
Paul Pogba Juventus 2016 105
Amad Diallo Atalanta 2021 27,3
Cristiano Ronaldo Juventus 2021 17
Patrick Dorgu Lecce 2025 30

Investasi masif ini mencerminkan strategi United untuk memperkuat skuad dengan talenta Italia, meski kritik menyebutnya sebagai ketergantungan pada pasar luar negeri.

Suara Andrea Pirlo: “Tidak Ada Perubahan”

Legenda Italia, Andrea Pirlo, mengungkapkan rasa kecewa atas kegagalan Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia ketiga berturut‑turut. Dalam wawancara dengan Gazzetta, Pirlo menyoroti kurangnya mentalitas menyerang dan investasi yang tidak memadai di Serie A. “Jika saya masih aktif, saya lebih memilih bermain di Premier League. Tidak ada perubahan yang signifikan di Serie A,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa era keemasan ketika pemain bintang datang ke Italia kini telah berakhir, dan kebijakan insentif baru diperlukan untuk menarik kembali talenta dunia.

Kasus Niclas Fullkrug: Pilihan Karier di Persimpangan

Striker Jerman Niclas Fullkrug, yang sempat dipinjamkan ke AC Milan, kembali ke West Ham United setelah klub Italia menolak opsi beli senilai sekitar €5 juta. Fullkrug hanya mencatat satu gol dalam 20 penampilan, kebanyakan sebagai pemain pengganti, dan kini menjadi incaran MLS, La Liga, serta klub Bundesliga seperti Werder Bremen. Gaji bulanannya yang melebihi €3 juta menjadi beban berat bagi West Ham yang baru terdegradasi ke Championship, menambah kompleksitas keputusan transfer selanjutnya.

Keseluruhan, Serie A 2025-26 menampilkan kombinasi prestasi, kontroversi, dan dinamika pasar transfer yang mengubah lanskap sepak bola Italia. Dari keberhasilan Inter, skandal dapur, hingga kritik tajam Pirlo, musim ini menjadi titik tolak bagi perubahan struktural yang diperlukan untuk mengembalikan kejayaan Serie A di panggung dunia.