Anggota DPR RI Dorong Edukasi Listrik Aman Pascakebakaran di Sekatak
Anggota DPR RI Dorong Edukasi Listrik Aman Pascakebakaran di Sekatak

Anggota DPR RI Dorong Edukasi Listrik Aman Pascakebakaran di Sekatak

LintasWarganet.com – 29 Mei 2026 | Anggota Komisi VII DPR RI, Rahmawati, melakukan kunjungan ke Sekatak, Kabupaten Nias Barat, pada tanggal yang belum dipublikasikan untuk meninjau dampak kebakaran yang melanda rumah warga dan menyalurkan bantuan langsung kepada para korban.

Kebakaran yang terjadi akibat korsleting listrik pada malam sebelumnya menewaskan beberapa korban dan mengakibatkan ratusan rumah kehilangan listrik. Tim DPR bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta relawan setempat segera memberikan bantuan berupa paket sembako, selimut, dan peralatan listrik darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmawati menekankan pentingnya edukasi listrik aman sebagai langkah preventif pascakebakaran. Ia meminta pihak terkait—termasuk pemerintah daerah, PLN, dan organisasi kemasyarakatan—untuk menyelenggarakan sosialisasi berkelanjutan kepada warga, khususnya di daerah rawan kebakaran.

Berikut langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan warga Sekatak untuk mengurangi risiko kebakaran listrik pascakebakaran:

  • Periksa instalasi listrik secara berkala, terutama setelah terjadi pemadaman atau kebakaran.
  • Gunakan peralatan listrik dengan standar SNI dan hindari penggunaan kabel atau stop kontak yang rusak.
  • Jangan menumpuk barang mudah terbakar di dekat sumber listrik atau peralatan listrik yang sedang menyala.
  • Pasang pemutus arus (MCB) yang berfungsi dengan baik dan lakukan pemeliharaan rutin pada panel listrik.
  • Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap rumah dan latih anggota keluarga cara penggunaannya.

Rahmawati juga mengusulkan agar pemerintah daerah menyiapkan program pelatihan tenaga teknisi listrik lokal, sehingga perbaikan instalasi dapat dilakukan secara cepat dan profesional. Ia menutup kunjungan dengan harapan agar edukasi listrik aman menjadi bagian integral dari pemulihan pascakebakaran, sehingga tragedi serupa tidak terulang kembali.