LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Istana Elysee pada pagi hari Senin lalu dan langsung menerima sambutan hangat berupa pelukan dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron. Momen tersebut menandai dimulainya kunjungan kenegaraan yang dijadwalkan selama tiga hari, dengan agenda utama memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, pertahanan, dan pendidikan.
Setelah pelukan tersebut, kedua pemimpin langsung melanjutkan ke ruang pertemuan resmi untuk membahas berbagai isu strategis. Dalam perbincangan, Macron menekankan pentingnya meningkatkan volume perdagangan bilateral, yang pada tahun lalu tercatat sekitar 5,6 miliar euro, serta mengusulkan pembentukan forum investasi bersama. Prabowo menanggapi dengan optimismenya untuk memperluas akses produk Indonesia, khususnya sektor pertanian, perikanan, dan energi terbarukan, ke pasar Eropa.
Selain ekonomi, kedua pemimpin juga menyoroti kerjasama pertahanan. Kedua negara sepakat untuk memperdalam pertukaran intelijen, latihan militer bersama, serta mengeksplorasi peluang pengadaan peralatan militer yang kompatibel dengan standar NATO. Prabowo menambahkan bahwa Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan pertahanan maritim guna menjaga keamanan jalur perdagangan internasional.
Agenda kunjungan selanjutnya mencakup kunjungan ke Institut Pasteur untuk membahas kolaborasi riset vaksin, serta pertemuan dengan mahasiswa dan akademisi di Universitas Sorbonne guna memperkuat pertukaran ilmu pengetahuan.
Secara simbolis, pelukan hangat di antara kedua presiden dianggap sebagai sinyal positif bagi hubungan bilateral kedua negara, yang selama ini telah terjalin sejak masa kolonial hingga era modern. Pengamat politik menilai bahwa momen tersebut dapat mempercepat proses negosiasi perjanjian dagang bebas antara Indonesia dan Uni Eropa, yang masih dalam tahap pembicaraan.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet