Dicegat IRGC di Selat Hormuz, Kapal Tanker AS Balik Kanan Usai Gagal Melintas
Dicegat IRGC di Selat Hormuz, Kapal Tanker AS Balik Kanan Usai Gagal Melintas

Dicegat IRGC di Selat Hormuz, Kapal Tanker AS Balik Kanan Usai Gagal Melintas

LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Laporan kantor berita Tasnim pada Kamis 28 Mei 2026 menyebut Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) memaksa sebuah kapal tanker milik Amerika Serikat berbalik arah di wilayah dekat Selat Hormuz setelah kapal tersebut tidak berhasil melintasi area yang dipersiapkan.

IRGC menyatakan bahwa kapal tersebut melanggar prosedur navigasi yang ditetapkan, termasuk tidak mengirimkan sinyal komunikasi dan tidak menunggu giliran sesuai jadwal. Kapal tanker, yang mengangkut bahan bakar mentah, dipaksa berputar ke kanan dan kembali ke jalur asalnya.

Pihak Angkatan Laut AS menolak tuduhan IRGC, mengklaim kapal berada dalam jalur aman dan tidak ada ancaman. Perwakilan Pentagon menyatakan bahwa tindakan Iran merupakan “provokasi” yang dapat memperburuk situasi keamanan di selat strategis tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia, melaluinya sekitar 20% pengiriman minyak dunia. Insiden ini menambah ketegangan yang telah lama berlangsung antara Tehran dan Washington, khususnya setelah serangkaian sanksi ekonomi dan latihan militer di wilayah tersebut.

Para ahli menilai tindakan IRGC dapat dimaksudkan sebagai sinyal politik kepada Amerika serta sekutu‑sekutunya, sambil memperkuat posisi Tehran dalam negosiasi terkait program nuklir dan kehadiran militer Barat di kawasan.

Parameter Nilai
Persentase minyak dunia lewat Hormuz ≈20%
Panjang selat ≈39 km