Crypto Crash Lagi! BTC dan Ethereum Rontok Setelah Amerika Serikat Kembali Serang Iran
Crypto Crash Lagi! BTC dan Ethereum Rontok Setelah Amerika Serikat Kembali Serang Iran

Crypto Crash Lagi! BTC dan Ethereum Rontok Setelah Amerika Serikat Kembali Serang Iran

LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Pasar kripto mengalami penurunan tajam pada hari ini setelah aksi militer terbaru Amerika Serikat terhadap Iran. Harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) turun signifikan, memicu likuidasi posisi leveraged senilai hampir US$934 juta dalam 24 jam terakhir.

Bitcoin, yang sempat diperdagangkan di kisaran US$30.000, terjun bebas hingga mendekati US$27.500, mencatat penurunan lebih dari 8 persen. Ethereum tidak jauh tertinggal; nilai koin ini meluncur dari sekitar US$1.900 menjadi di bawah US$1.700, menurun hampir 10 persen dalam waktu singkat.

Berikut rangkuman data utama dalam 24 jam terakhir:

Koin Harga Awal Harga Akhir Penurunan (%)
Bitcoin (BTC) US$30.000 US$27.500 8,3
Ethereum (ETH) US$1.900 US$1.700 10,5

Likuidasi sebesar US$934 juta mencakup posisi long dan short yang dipicu oleh margin call pada platform perdagangan berjangka. Sebagian besar likuidasi terjadi pada kontrak berjangka dengan leverage tinggi, menandakan tingkat risiko yang meningkat di kalangan trader.

Para analis mengaitkan penurunan ini dengan ketidakpastian geopolitik yang muncul akibat serangan udara terbaru Amerika Serikat ke wilayah Iran. Konflik ini menambah tekanan pada sentimen pasar global, termasuk aset digital yang selama ini dipandang sebagai “safe haven” alternatif.

Beberapa poin penting yang diungkapkan oleh pakar pasar:

  • Volatilitas pasar kripto diperkirakan akan tetap tinggi hingga situasi geopolitik stabil.
  • Investor institusional mungkin menahan atau mengalihkan dana ke aset tradisional seperti emas atau dolar AS.
  • Pengguna dengan posisi leverage tinggi disarankan untuk menyesuaikan margin atau menutup sebagian posisi guna menghindari likuidasi lebih lanjut.

Meski penurunan tajam, sebagian analis tetap optimis bahwa pasar kripto dapat pulih dalam jangka menengah, mengingat adopsi teknologi blockchain yang terus berkembang dan dukungan regulasi di beberapa negara.

Para pelaku pasar diharapkan terus memantau perkembangan geopolitik serta data ekonomi global, karena kedua faktor ini akan menentukan arah pergerakan harga kripto dalam minggu-minggu mendatang.