LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Kapten tim wanita Barcelona, Alexia Putellas, resmi mengumumkan kepindahannya setelah 14 musim penuh prestasi bersama Blaugrana. Keputusan ini menandai akhir era yang selama lebih dari satu dekade mendominasi sepak bola wanita Eropa, sekaligus membuka peluang baru di Liga Super Wanita (WSL) Inggris.
Perjalanan Karier yang Gemilang
Alexia bergabung dengan Barcelona pada tahun 2012 dari Levante, saat berusia 18 tahun. Selama 507 penampilan, ia mencatatkan 232 gol, menempati posisi kedua dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak klub, hanya tertinggal sembilan pertandingan dari Melanie Serrano. Prestasinya meliputi 38 trofi, termasuk empat gelar UEFA Women’s Champions League, sepuluh gelar Liga Spanyol, sepuluh Copa de la Reina, enam Piala Super Spanyol, dan delapan Copa Catalunya.
- 4 gelar UEFA Women’s Champions League (2015, 2019, 2021, 2023)
- 10 gelar Liga Spanyol
- 10 Copa de la Reina
- 6 Piala Super Spanyol
- 8 Copa Catalunya
- 232 gol (rekor pencetak gol terbanyak Barcelona Femeni)
Selain itu, Putellas menjadi pemain wanita pertama Barcelona yang meraih Ballon d’Or, melakukannya dua kali berturut‑turut pada 2021 dan 2022. Pada periode yang sama, ia juga menyandang penghargaan FIFA The Best dan UEFA Player of the Year.
Penghormatan Perpisahan di Spotify Camp Nou
Acara resmi perpisahan dijadwalkan pada Rabu, 27 Mei 2026, pukul 11.00 WIB, di Spotify Camp Nou. Klub akan menggelar upacara khusus untuk menghormati kontribusi Putellas, baik di dalam maupun di luar lapangan, serta peran pentingnya dalam memajukan sepak bola wanita secara global.
Spekulasi Transfer ke Liga Super Wanita
Setelah mengakhiri kontrak dengan Barcelona, Putellas menjadi incaran utama klub-klub top WSL. Manchester City, juara liga musim ini, serta Arsenal, runner‑up, telah mengekspresikan minat kuat. Bahkan London City Lionesses turut menilai potensi kedatangan sang legenda sebagai katalisator peningkatan prestasi tim.
Jika Putellas memilih WSL, dampaknya akan melampaui lapangan. Kehadirannya dapat meningkatkan eksposur liga, menarik sponsor, serta menginspirasi generasi pemain muda di Inggris. Pengalaman memenangkan empat gelar Champions League diharapkan memperkaya taktik dan mentalitas tim yang ia bergabung.
Dampak pada UEFA Women’s Champions League
Kehilangan seorang pemain kunci seperti Putellas tentu memberi ruang bagi rival‑rival di UEFA Women’s Champions League. Barcelona Femeni, yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dominan, kini harus menata kembali lini serang dan kepemimpinan di dalam skuad. Sementara itu, klub‑klub lain di Eropa, terutama yang mengincar gelar bergengsi, dapat melihat peluang strategis untuk memperkuat lini tengah mereka.
Keberhasilan Putellas selama empat kampanye Champions League menegaskan betapa pentingnya peran gelandang serba bisa dalam kompetisi tingkat tinggi. Statistiknya menunjukkan kontribusi langsung dalam 20 gol final dan 12 assist selama periode tersebut, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen.
Kesimpulan
Keputusan Alexia Putellas meninggalkan Barcelona menandai berakhirnya babak bersejarah dalam sepak bola wanita Eropa, sekaligus membuka babak baru yang penuh harapan di Liga Super Wanita. Baik Barcelona maupun WSL akan merasakan dampak signifikan dari pergerakan ini, baik dari segi kompetitif maupun komersial. Penggemar sepak bola wanita di seluruh dunia kini menantikan langkah selanjutnya sang legenda, yang diyakini akan terus menginspirasi dan mengubah lanskap permainan pada tingkat internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet