SpaceX Pegang 18.712 Bitcoin, Grayscale Prediksi IPO Elon Musk Ubah Peta Raja Korporasi BTC
SpaceX Pegang 18.712 Bitcoin, Grayscale Prediksi IPO Elon Musk Ubah Peta Raja Korporasi BTC

SpaceX Pegang 18.712 Bitcoin, Grayscale Prediksi IPO Elon Musk Ubah Peta Raja Korporasi BTC

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | SpaceX dilaporkan memiliki sekitar 18.712 Bitcoin, yang jika dihitung dengan harga pasar Bitcoin saat ini sekitar US$30.000 per koin, bernilai lebih dari US$560 juta. Kepemilikan ini menempatkan perusahaan milik Elon Musk di antara pemegang Bitcoin korporasi terbesar di dunia.

Analisis yang diterbitkan oleh Grayscale Investments menyatakan bahwa bila SpaceX melakukan penawaran umum perdana (IPO) dalam waktu dekat, nilai pasar perusahaan dapat melonjak drastis, menjadikannya entitas publik dengan eksposur Bitcoin paling signifikan. Grayscale menilai bahwa kombinasi aset kripto yang besar dan prospek pertumbuhan bisnis roket dapat menarik investor institusional yang ingin menambah eksposur pada aset digital.

Berikut beberapa poin penting yang diangkat oleh Grayscale:

  • SpaceX kini menguasai 18.712 BTC, setara lebih dari US$560 juta.
  • Jika IPO terjadi dengan valuasi konservatif US$30 miliar, kepemilikan Bitcoin akan menyumbang sekitar 1,9% nilai pasar.
  • Komparasi dengan perusahaan lain: MicroStrategy (124.391 BTC), Tesla (≈1.500 BTC), dan Coinbase (≈2.000 BTC).
  • Musk diperkirakan akan menambah likuiditas melalui penjualan saham atau penerbitan obligasi, yang dapat meningkatkan permintaan Bitcoin.

Untuk memberi gambaran lebih jelas, tabel di bawah ini membandingkan kepemilikan Bitcoin beberapa korporasi terkemuka:

Perusahaan Jumlah Bitcoin Nilai (US$)
SpaceX 18,712 ≈560 Juta
MicroStrategy 124,391 ≈3,7 Miliar
Tesla 1,500 ≈45 Juta
Coinbase 2,000 ≈60 Juta

Jika IPO SpaceX terlaksana, perubahan peta kepemilikan Bitcoin korporasi dapat menggeser persepsi pasar mengenai nilai strategis aset digital dalam portofolio perusahaan teknologi. Para analis menilai bahwa kehadiran Bitcoin di neraca SpaceX dapat menjadi sinyal kuat bagi perusahaan lain untuk mempertimbangkan investasi kripto sebagai bagian dari strategi diversifikasi.

Meski demikian, Grayscale mengingatkan adanya risiko regulasi dan volatilitas harga Bitcoin yang dapat memengaruhi nilai total aset perusahaan pasca-IPO. Investor disarankan untuk menilai profil risiko masing-masing sebelum menaruh dana pada saham yang didukung aset kripto sebesar ini.