LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Setiap menjelang Idul Adha, banyak daerah di Indonesia menggelar tradisi takbir keliling, yakni seruan takbir yang dibacakan secara berkeliling desa atau kelurahan. Tradisi ini menjadi sarana mempererat kebersamaan, menebarkan semangat keagamaan, serta menambah nuansa meriah menyambut hari raya.
Di Desa Kandang, Lhokseumawe, Aceh, anak‑anak penduduk tampak mengusung obor sambil mengiringi takbir pada Selasa, 26 Mei 2026. Mereka berkelompok memutari jalan utama, mengajak warga lain untuk ikut bersatu dalam seruan takbir. Suasana menjadi hangat dengan cahaya obor yang berkelip di antara gemuruh takbir.
Takbir keliling tidak hanya terbatas di Aceh. Di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Cengkareng (Jakarta Barat), Kabupaten Sumbawa (Nusa Tenggara Barat), dan Kabupaten Sleman (Yogyakarta), masyarakat juga melaksanakan kegiatan serupa. Meskipun cara penyampaiannya berbeda—beberapa menggunakan pengeras suara, yang lain mengandalkan suara langsung—semua mengusung tujuan yang sama: mengajak umat bersyukur dan meneguhkan keimanan menjelang penyembelihan hewan kurban.
- Proses pelaksanaan: Tim takbir biasanya terdiri dari remaja atau anak‑anak yang membawa obor atau lentera, dilengkapi dengan pengeras suara atau mikrofon. Mereka berkeliling sepanjang jalur yang telah ditentukan, menyanyikan takbir secara serempak.
- Waktu: Kegiatan dimulai pada sore hari menjelang maghrib dan berlanjut hingga malam hari, sehingga cahaya obor menambah kesan khidmat.
- Partisipasi masyarakat: Warga dihimbau untuk mendengarkan takbir, menambah doa, serta melanjutkan tradisi dengan bersilaturahmi.
Keunikan tradisi takbir keliling terletak pada variasi lokal. Di Aceh, penggunaan obor menambah nuansa tradisional, sementara di daerah lain, lampu LED atau musik gambang melengkapi suasana. Beberapa komunitas menambahkan unsur seni tari atau pantun, menjadikannya acara budaya sekaligus keagamaan.
Dengan melestarikan takbir keliling, masyarakat tidak hanya memperkuat identitas keagamaan, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan antar generasi. Tradisi ini menjadi contoh bagaimana nilai‑nilai Islami dapat diintegrasikan dalam kehidupan sosial budaya Indonesia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet