LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Setelah Inter Milan meraih gelar Serie A ke-20 pada musim 2025/2026, sorotan kini beralih kepada nasib beberapa pemain yang peranannya di tim juara menurun. Salah satu yang paling diperbincangkan adalah gelandang berusia 27 tahun, Davide Frattesi. Di tengah musim yang berakhir tanpa gol dan assist, Frattesi menjadi incaran klub-klub papan atas, termasuk Juventus dan Napoli.
Kondisi Frattesi di Inter
Pada akhir musim, Frattesi mencatatkan statistik yang jauh di bawah ekspektasi. Selama dua tahun terakhir di bawah asuhan Simone Inzaghi, ia sering kali hanya menjadi “super‑sub” yang masuk pada menit-menit akhir pertandingan. Pada kampanye 2025/2026, ia belum mencetak gol atau memberikan assist, sebuah catatan yang tidak biasa bagi pemain dengan kualitas menyerupai penyerang tengah.
Perubahan kepelatihan menjadi faktor penting. Dengan kedatangan Cristian Chivu sebagai pelatih baru, posisi Frattesi di dalam skuad tampak semakin terpinggirkan. Chivu dikabarkan tidak menolak kepergian pemain yang tidak masuk dalam rencana taktisnya, membuka peluang bagi klub lain untuk mengajukan penawaran.
Minat Juventus
Menurut laporan yang beredar pada 26 Mei 2026, Juventus kembali menaruh mata pada Frattesi. Pelatih baru Luciano Spalletti dinilai tertarik dengan profil gelandang berusia 27 tahun yang lahir di Roma tersebut. Nilai pasar Frattesi diperkirakan berada di kisaran €20‑25 juta, angka yang masih terjangkau bagi Juventus meskipun klub belum lolos ke fase grup Liga Champions tahun depan.
Jika kesepakatan tercapai, Frattesi akan menjadi tambahan penting bagi Juventus untuk memperkuat lini tengah yang selama ini dianggap kurang kedalaman. Transfer ini juga akan memberi Inter kesempatan untuk menyeimbangkan buku keuangan pasca‑penjualan pemain kunci lainnya.
Ketertarikan Napoli
Sementara itu, Napoli juga menempatkan Frattesi dalam daftar target mereka. Sebuah artikel yang mengulas kemungkinan pergantian Angelo‑Frank Zambo Anguissa menyebutkan bahwa Napoli sedang memantau situasi Frattesi sebagai opsi cadangan. Jika terjadi perubahan signifikan di Inter, Napoli dapat melompat untuk mengamankan gelandang tersebut.
Strategi Napoli berfokus pada menambah kedalaman skuad tengah, terutama menjelang kompetisi domestik dan Eropa. Memiliki Frattesi akan memberi fleksibilitas taktis, mengingat kemampuan pemain ini dalam transisi cepat dan kemampuan menyerang dari posisi tengah.
Analisis Nilai Transfer dan Dampaknya
- Nilai pasar: €20‑25 juta, sesuai dengan perkiraan pasar gelandang Serie A berusia akhir 20-an.
- Manfaat bagi Juventus: Memperkuat lini tengah, menambah opsi serangan, serta mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh beberapa pemain yang keluar.
- Manfaat bagi Napoli: Menambah alternatif taktis, khususnya dalam skema 4‑3‑3 atau 3‑5‑2 yang sering digunakan oleh Walter Mazzarri.
- Dampak bagi Inter: Penjualan Frattesi dapat mengurangi beban gaji dan menyediakan dana untuk reinvestasi, namun sekaligus mengurangi kedalaman bangku cadangan.
Prediksi Masa Depan Frattesi
Jika Juventus berhasil mengamankan Frattesi, pemain ini kemungkinan akan mendapatkan peran lebih signifikan, terutama dalam skema serangan yang menuntut gelandang dengan kemampuan menembus pertahanan lawan. Di sisi lain, jika Napoli yang memenangkan tawaran, Frattesi dapat menjadi bagian dari proyek ambisius klub selatan yang bertekad kembali menantang gelar Serie A.
Apapun keputusan akhir, musim panas 2026 akan menjadi momen krusial bagi Frattesi untuk menentukan arah kariernya. Kedua klub bersaing bukan hanya karena kebutuhan taktis, tetapi juga karena mereka melihat potensi yang belum sepenuhnya terealisasi di Inter.
Dengan pasar transfer yang semakin kompetitif, keputusan Inter untuk menjual atau menahan Frattesi akan menjadi sinyal penting mengenai strategi jangka panjang klub. Sementara itu, para pendukung dan pengamat sepak bola menantikan perkembangan negosiasi yang dapat mengubah peta kekuatan di Serie A.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet