Revitalisasi 3.084 Sekolah di Sumatra Pasca Bencana: Pemerintah Baru Tingkatkan Infrastruktur Pendidikan
Revitalisasi 3.084 Sekolah di Sumatra Pasca Bencana: Pemerintah Baru Tingkatkan Infrastruktur Pendidikan

Revitalisasi 3.084 Sekolah di Sumatra Pasca Bencana: Pemerintah Baru Tingkatkan Infrastruktur Pendidikan

LintasWarganet.com – 26 Mei 2026 | Beberapa bulan setelah gempa dahsyat melanda Sumatra, pemerintah baru menindaklanjuti upaya pemulihan dengan meluncurkan program revitalisasi bagi 3.084 sekolah yang terdampak.

Program ini dialokasikan dengan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun, mencakup perbaikan struktural, penggantian peralatan belajar, dan peningkatan fasilitas pendukung seperti laboratorium dan ruang ibadah.

Berikut adalah fokus utama dalam revitalisasi:

  • Penguatan struktur bangunan agar tahan gempa.
  • Penyediaan perlengkapan belajar modern, termasuk komputer dan buku teks terbaru.
  • Pembangunan kembali ruang kelas yang rusak serta fasilitas sanitasi.
  • Peningkatan jaringan listrik dan akses internet di daerah terpencil.

Distribusi anggaran per wilayah ditunjukkan pada tabel di bawah ini:

Provinsi Jumlah Sekolah Anggaran (Rp Triliun)
Sumatra Barat 842 1,2
Sumatra Utara 756 1,0
Sumatra Selatan 678 0,9
Sumatra Tengah 508 0,8
Sumatra Tenggara 300 0,6

Hingga akhir kuartal pertama 2024, lebih dari 60% sekolah telah selesai fase pertama, yang meliputi perbaikan struktur utama. Fase kedua, yaitu pemasangan peralatan belajar dan jaringan internet, diperkirakan selesai pada akhir 2024.

Para kepala sekolah melaporkan peningkatan semangat belajar di kalangan siswa, terutama setelah fasilitas sanitasi dan ruang belajar kembali normal. Namun, tantangan masih ada, terutama pada akses logistik di daerah terpencil dan keterbatasan tenaga ahli konstruksi.

Pemerintah berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh revitalisasi sebelum 2025, dengan mengawasi pelaksanaan melalui tim gabungan Kementerian Pendidikan, Kementerian PUPR, dan Badan Penanggulangan Bencana Nasional.