LintasWarganet.com – 26 Mei 2026 | Perkumpulan Juru Sembelih Halal (Juleha) Indonesia menekankan pentingnya penerapan adab ihsan dan kesejahteraan hewan dalam proses penyembelihan hewan kurban menjelang Idul Adha. Organisasi tersebut mengingatkan bahwa ibadah kurban tidak hanya menekankan pada aspek ritual, tetapi juga harus memperhatikan rasa sakit dan stres yang dialami hewan.
Dalam pernyataannya, Juleha mengajak seluruh pelaku industri penyembelihan, termasuk peternak, pedagang, dan konsumen, untuk menerapkan standar-standar berikut:
- Penggunaan peralatan tajam yang bersih agar proses pemotongan cepat dan meminimalkan penderitaan.
- Pengepakan hewan dalam kondisi tenang, menghindari penumpukan dan kebisingan yang dapat menimbulkan stres.
- Penyembelihan dilakukan oleh tenaga ahli yang telah mendapatkan pelatihan khusus tentang adab ihsan.
- Pengawasan ketat oleh otoritas terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap standar kesejahteraan hewan.
- Penerapan prosedur penanganan pasca penyembelihan yang higienis untuk menjaga kualitas daging kurban.
Juleha juga menyoroti pentingnya sosialisasi kepada masyarakat luas mengenai nilai-nilai kemanusiaan dalam ibadah kurban. Menurut mereka, penerapan adab ihsan tidak hanya mencerminkan kepatuhan terhadap ajaran agama, tetapi juga mendukung upaya global dalam meningkatkan kesejahteraan hewan.
Organisasi tersebut mengajak pemerintah, Lembaga Pengembangan Halal (LPH), serta lembaga keagamaan untuk berkolaborasi dalam menyusun regulasi yang lebih ketat serta program pelatihan bagi juru sembelih. Diharapkan, dengan dukungan semua pihak, proses kurban dapat dilaksanakan secara etis, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan.
Dengan demikian, diharapkan Idul Adha tahun ini tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana umat dapat memperlakukan hewan dengan rasa hormat dan kasih sayang.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet