Usai Juara Super League, Persib Ganti Pelatih Baru
Usai Juara Super League, Persib Ganti Pelatih Baru

Usai Juara Super League, Persib Ganti Pelatih Baru

LintasWarganet.com – 26 Mei 2026 | Persib Bandung resmi mengumumkan pergantian pelatih utama menjelang musim kompetisi berikutnya setelah berhasil mengangkat trofi BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini diambil meski tim berhasil meraih gelar pertama sejak era profesional, yang dipimpin oleh pelatih asal Kroasia, Bojan Hondak.

Keberhasilan di kompetisi tersebut menandai puncak dari masa transisi yang dimulai pada awal musim 2024/2025 ketika Persib mengangkat Hondak untuk menggantikan pelatih sebelumnya. Selama dua musim, Hondak berhasil menstabilkan performa tim, mengoptimalkan taktik menyerang, dan memunculkan beberapa pemain muda menjadi andalan lini depan.

Namun, manajemen klub menilai bahwa demi mempertahankan ambisi menjadi kontestan kuat di Liga 1 Indonesia serta meningkatkan peluang di kompetisi internasional, diperlukan perubahan strategi kepelatihan. Oleh karena itu, Bojan Hondak tidak lagi melanjutkan kontrak sebagai juru taktik dan klub sedang dalam proses finalisasi penunjukan pelatih baru.

  • Profil Bojan Hondak: Pelatih berlisensi UEFA A, pernah melatih klub-klub di Kroasia dan Serbia sebelum bergabung dengan Persib pada 2024.
  • Pencapaian utama: Menjuarai BRI Super League 2025/2026, menstabilkan posisi Persib di papan tengah Liga 1, serta memperkenalkan sistem pressing tinggi.

Pencarian pelatih pengganti difokuskan pada kandidat yang memiliki pengalaman di tingkat Asia serta kemampuan mengembangkan akademi muda Persib. Beberapa nama yang menjadi sorotan antara lain pelatih asal Jepang yang pernah mengarahkan tim J-League, serta mantan asisten pelatih tim nasional Indonesia yang baru-baru ini menyelesaikan kursus lisensi Pro.

Manajemen menegaskan bahwa proses transisi akan dilakukan secara profesional, dengan tujuan agar persiapan pra-musim dapat dimulai secepatnya. Pemain senior diharapkan tetap fokus pada latihan dan menjaga konsistensi performa, sementara staf teknis akan berkoordinasi dengan pelatih baru dalam menyusun taktik dan skema permainan.

Dengan pergantian ini, harapan besar tetap menempel pada Maung Bandung untuk kembali menjuarai Liga 1, menambah koleksi trofi, serta menembus putaran terakhir kompetisi AFC Champions League. Penggemar dan pihak media diharapkan memberikan dukungan penuh kepada tim selama fase transisi ini.