LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Pemerintah Kota Surabaya baru-baru ini dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) yang diserahkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikdasmen). Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya berkelanjutan kota dalam melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah melalui integrasi di dunia pendidikan serta partisipasi aktif masyarakat.
Program unggulan yang menjadi sorotan utama adalah “Kemis Mlipis”. Program ini dirancang untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap bahasa Jawa, khususnya dialek Surabaya, dengan cara yang inovatif dan mudah diakses. Beberapa langkah kunci yang diimplementasikan meliputi:
- Pembelajaran bahasa Jawa melalui modul digital interaktif yang tersedia di platform sekolah.
- Pelatihan guru dan tenaga kependidikan agar mampu mengajar bahasa Jawa secara efektif.
- Kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba pidato, drama, dan penulisan puisi dalam bahasa Jawa.
- Kampanye literasi bahasa Jawa di ruang publik, termasuk penggunaan signage dan materi informatif di perpustakaan.
Hasil evaluasi awal menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa. Pada semester pertama 2024, lebih dari 70% siswa SMP di Surabaya tercatat mengikuti kelas bahasa Jawa, naik dari hanya 35% pada tahun 2022. Selain itu, antusiasme masyarakat terlihat dari meningkatnya jumlah peserta pada festival bahasa Jawa tahunan yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan, “Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti bahwa kebijakan berbasis budaya dapat berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang lebih inklusif. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program “Kemis Mlipis” dan memperluas jangkauannya ke tingkat pendidikan tinggi serta komunitas profesional.”
Ke depannya, Pemerintah Kota Surabaya berencana memperluas kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat, universitas, serta perusahaan teknologi untuk memperkaya konten digital bahasa Jawa. Target jangka menengah mencakup integrasi bahasa Jawa dalam kurikulum wajib di semua jenjang pendidikan dasar hingga menengah, serta peluncuran aplikasi mobile yang memudahkan masyarakat belajar bahasa Jawa secara mandiri.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet