LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Irjen Pol Agus Suryonugroho, Kepala Divisi Pengawasan Lalu Lintas Polri, dalam sebuah rapat internal pada Senin, 26 Mei 2025, menegaskan pentingnya penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara optimal oleh Polantas. Menurutnya, penggunaan ETLE akan meningkatkan transparansi serta keadilan dalam penegakan hukum lalu lintas, mengurangi intervensi manusia, dan mempercepat proses penindakan.
ETLE merupakan teknologi yang mengintegrasikan kamera otomatis, sensor kecepatan, dan sistem identifikasi kendaraan berbasis plat nomor. Data yang terkumpul secara real‑time diunggah ke server pusat, memungkinkan pemantauan berkelanjutan dan penyimpanan bukti digital yang tidak dapat dimanipulasi.
Irjen Agus menekankan beberapa langkah konkrit yang harus diikuti Polantas:
- Mengoptimalkan penempatan perangkat ETLE di titik rawan kecelakaan dan pelanggaran, terutama di daerah perkotaan dengan volume kendaraan tinggi.
- Melakukan pemeliharaan rutin dan kalibrasi perangkat untuk memastikan akurasi data.
- Meningkatkan kemampuan personil dalam mengoperasikan sistem, termasuk pelatihan analisis data dan prosedur penindakan.
- Menetapkan standar operasional prosedur (SOP) yang jelas untuk penggunaan bukti digital dalam proses tilang.
- Mengintegrasikan data ETLE dengan sistem basis data kepolisian lainnya untuk mempercepat verifikasi identitas pelanggar.
Dengan implementasi tersebut, diharapkan proses penindakan tidak lagi bergantung pada keputusan subyektif petugas lapangan, melainkan pada bukti objektif yang tercatat secara elektronik. Hal ini diharapkan dapat menurunkan tingkat keberatan atas surat tilang serta meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.
Pihak Polri juga menyampaikan rencana kerja jangka pendek, yaitu menambah jumlah unit ETLE sebesar 30 persen pada akhir tahun 2025 dan melakukan audit kualitas data setiap tiga bulan. Pada jangka panjang, targetnya adalah menciptakan jaringan pemantauan lalu lintas terintegrasi secara nasional yang terhubung dengan sistem transportasi pintar.
Pengawasan berbasis ETLE diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kota yang lebih aman, transparan, dan adil, sejalan dengan visi “Smart City” yang tengah digulirkan oleh pemerintah.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet