Oman dan Iran Bahas Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz
Oman dan Iran Bahas Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

Oman dan Iran Bahas Kebebasan Navigasi di Selat Hormuz

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Pejabat tinggi dari Oman dan Iran mengadakan pertemuan di Muscat pada tanggal … untuk membahas prinsip kebebasan navigasi di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr al-Maliki, dan Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian, serta sejumlah delegasi dari kementerian pertahanan dan keamanan maritim masing-masing negara.

Agenda utama mencakup penegakan hukum internasional terkait kebebasan pelayaran, upaya mencegah insiden kapal selam atau serangan roket, serta mekanisme koordinasi untuk memastikan kelancaran aliran minyak dan gas yang melintasi selat.

Berikut poin-poin utama yang dibahas:

  • Penerapan Konvensi Internasional tentang Hak atas Laut (UNCLOS) sebagai dasar hukum kebebasan navigasi.
  • Pembentukan pusat koordinasi maritim bersama untuk memantau aktivitas kapal secara real‑time.
  • Pengembangan protokol komunikasi darurat antara kapal dagang dan otoritas pantai kedua negara.
  • Kesepakatan untuk melakukan latihan bersama guna meningkatkan kesiapan respon terhadap ancaman keamanan.

Kedua belah pihak menegaskan pentingnya menjaga stabilitas regional, mengingat Selat Hormuz menyumbang lebih dari 20% volume perdagangan minyak dunia. Iran menekankan haknya atas kedaulatan wilayah, sementara Oman menyoroti perannya sebagai mediator netral yang dapat menjembatani kepentingan pihak-pihak yang terlibat.

Pengamat menilai bahwa dialog ini dapat meredam ketegangan yang belakangan ini meningkat akibat sanksi internasional terhadap Iran dan aksi‑aksi militer di kawasan Teluk. Jika berhasil, kesepakatan bersama dapat meningkatkan kepercayaan pelaku industri energi dan mengurangi risiko gangguan pasokan global.