Presiden Iran: Negaranya “sangat hati-hati” dalam berunding dengan AS
Presiden Iran: Negaranya “sangat hati-hati” dalam berunding dengan AS

Presiden Iran: Negaranya “sangat hati-hati” dalam berunding dengan AS

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pada Sabtu, 23 Mei, bahwa pemerintahannya berusaha melindungi kepentingan nasional secara maksimal dalam setiap pembicaraan dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini diungkapkan dalam sebuah konferensi pers yang menyoroti dinamika hubungan kedua negara yang masih tegang.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa ia tidak akan mengorbankan kepentingan strategis demi tekanan eksternal. Dalam konteks ini, beberapa poin utama yang menjadi fokus pembicaraan antara Iran dan AS meliputi:

  • Pengurangan sanksi ekonomi yang memberatkan perekonomian Iran.
  • Pengaturan program nuklir agar sesuai dengan standar internasional tanpa mengorbankan hak berdaulat.
  • Pengawasan dan penanganan isu‑isu keamanan regional, khususnya yang melibatkan kelompok militan.

Pezeshkian menambahkan bahwa meskipun terdapat perbedaan pendapat yang signifikan, Iran tetap berkomitmen untuk menempuh jalur damai dan menghindari eskalasi militer. Ia juga menilai bahwa dialog yang konstruktif dapat menjadi kunci untuk mengurangi ketegangan yang selama ini mewarnai hubungan bilateral.

Di sisi lain, pejabat Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan tersebut. Namun, para pengamat menilai bahwa sikap hati-hati Iran dapat membuka peluang bagi negosiasi yang lebih fleksibel, terutama jika kedua negara bersedia mencari titik temu dalam isu-isu kritis seperti sanksi dan program nuklir.