LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Vasco da Gama kembali menelan kekalahan pahit pada laga keempat fase grup Copa Sudamericana melawan Olimpia Paraguay. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Defensores del Chaco berakhir dengan skor 3-1 untuk pihak tuan rumah, menambah tekanan pada skuad yang kini bergulat dengan masalah disiplin, cedera, dan keraguan taktis.
Kejadian di Laga Olimpia vs Vasco
Sejak menit awal, Vasco kesulitan mengimbangi intensitas serangan Olimpia. Gol pertama Olimpia tercipta lewat sundulan Mateo Gamarra yang memanfaatkan kebobolan di sektor udara, menyoroti lemahnya duel udara para bek Vasco. Selanjutnya, gol kedua datang dari tendangan bebas yang awalnya dipertanyakan, namun defleksi Walace Falcão menemukan Sandoval di dalam kotak penalti. Gol ketiga dicetak oleh Sebastián Ferreira setelah ia memenangkan duel kepala di dalam kotak, menambah beban pada lini belakang.
Di sisi Vasco, satu-satunya gol berhasil dicetak oleh Carlos Cuesta dari tendangan sudut Nuno Moreira. Namun gol tersebut tidak cukup mengubah arus pertandingan. Penampilan João Vitor, yang ditempatkan di posisi right‑back meski bukan posisi aslinya, menjadi sorotan buruk setelah ia kalah dalam hampir semua duel udara dan akhirnya menerima kartu merah langsung karena stamp pada area selangkang Alfonso saat skor masih imbang 1‑1.
Marino Hinestroza juga mendapat kritik tajam; meskipun ia bekerja keras, keputusan akhir dalam serangan tidak konsisten, mengakibatkan peluang yang dapat diubah menjadi gol terlewatkan. Penjaga gawang Léo Jardim melakukan dua penyelamatan penting, namun ia juga dianggap bisa melakukan lebih baik pada gol yang berhasil masuk.
Dampak Disiplin dan Cedera
Kekalahan ini menambah catatan hitam Vasco dalam hal kartu merah. Ini merupakan kartu merah ketiga beruntun bagi tim, menambah daftar total delapan kartu merah di musim ini, enam di antaranya di bawah asuhan Renato Gaúcho. Kejadian ini memperparah situasi tim yang kini harus mengandalkan pemain muda dan skuat cadangan dalam laga selanjutnya.
Selain masalah disiplin, Vasco juga harus berurusan dengan beberapa pemain yang absen karena cedera. Lateral kiri Paulo Henrique masih dirawat karena cedera pergelangan kaki, sementara Carlos Cuesta harus menjalani suspensi otomatis setelah aksi kerasnya melawan Internacional. Kondisi ini memaksa pelatih Renato Gaúcho untuk merombak susunan lini belakang, yang sudah dipertanyakan performanya pada pemain seperti Saldivia dan Robert Renan.
Persiapan Menghadapi Red Bull Bragantino
Jadwal berikutnya bagi Vasco adalah melawan Red Bull Bragantino pada Minggu, 24 Mei, di São Januário. Pertandingan ini menjadi ujian penting karena tim berada di posisi ke‑12 klasemen dengan 20 poin, hanya selisih dua poin dari zona degradasi. Kemenangan atas Bragantino dapat mengamankan jarak aman dari zona terendah, sementara kekalahan dapat menjerumuskan Vasco ke dalam pusaran persaingan relegasi.
Berita terkini menyebutkan bahwa selain Cuesta yang harus absen, beberapa pemain penting Bragantino juga tidak dapat berpartisipasi, termasuk zagar Pedro Henrique yang sedang menjalani sanksi. Namun, tim asuhannya masih memiliki kedalaman skuad yang cukup, dengan beberapa pemain tengah dan penyerang yang berada dalam kondisi fit.
Analisis Taktikal Renato Gaúcho
Renato Gaúcho kini menghadapi dilema defensif yang signifikan. Pilihan utama antara Saldivia dan Cuesta sebagai centre‑back utama terus dipertanyakan setelah serangkaian kesalahan yang berujung pada gol lawan. Saldivia, yang pernah diandalkan oleh mantan pelatih Fernando Diniz, kini telah mencatat tiga gol bunuh diri dalam satu musim dan kehilangan posisinya setelah performa buruk melawan Corinthians. Sementara Cuesta, yang sempat menjadi starter utama, juga mengalami penurunan performa dan kini harus menjalani suspensi.
Selain duo bek, Vasco dapat mengandalkan opsi alternatif seperti Lucas Freitas yang tersedia dan Robert Renan yang sedang mencoba menemukan konsistensi. Di lini tengah, Tchê Tchê kembali dipindahkan ke posisi right‑back setelah cedera Mutano, sementara Ramon Rique tetap menjadi opsi kreatif meski penampilannya belum menonjol.
Dengan jendela transfer tengah tahun yang semakin mendekat, manajemen klub diperkirakan akan mencari bek berpengalaman yang dapat langsung mengisi kekosongan di lini pertahanan, mengingat krisis yang sedang melanda.
Secara keseluruhan, kekalahan melawan Olimpia menyoroti beberapa masalah fundamental Vasco: kurangnya ketajaman dalam duel udara, disiplin pemain yang menurun, serta kurangnya kedalaman di lini belakang. Jika tim tidak segera menemukan solusi, baik melalui perbaikan taktis maupun penambahan pemain, tekanan di Brasileirão akan semakin berat.
Berita selanjutnya akan terus dipantau, terutama perkembangan skuad sebelum melawan Bragantino dan penyesuaian taktik yang akan diterapkan Renato Gaúcho menjelang fase krusial akhir musim.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet