Mobil Rombongan Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Pasuruan‑Probolinggo, Dua Staf Meninggal di Lokasi
Mobil Rombongan Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Pasuruan‑Probolinggo, Dua Staf Meninggal di Lokasi

Mobil Rombongan Anggota DPR RI Gus Hilman Kecelakaan di Tol Pasuruan‑Probolinggo, Dua Staf Meninggal di Lokasi

LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | Pada sore hari tanggal 24 April 2024, sebuah kendaraan resmi yang mengangkut rombongan anggota DPR RI yang dipimpin oleh Bapak Gus Hilman terlibat kecelakaan di jalan tol Pasuruan‑Probolinggo, tepatnya di kilometer 82. Kejadian terjadi sekitar pukul 16.30 WIB ketika kendaraan sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Kendaraan yang terlibat merupakan sebuah mobil SUV berwarna putih dengan nomor polisi B 1234 XYZ. Di dalamnya terdapat Bapak Gus Hilman beserta enam orang staf pendamping. Saat melintasi jalur kanan tol, mobil tersebut tiba-tiba keluar jalur dan menabrak pembatas beton, kemudian terguling dua kali sebelum berhenti.

Berikut kronologi singkat kejadian:

  • 16.20 WIB – Kendaraan melaju di jalur kanan tol dengan kecepatan kira‑kira 110 km/jam.
  • 16.28 WIB – Pengemudi kehilangan kendali akibat kemungkinan tergelincir di permukaan jalan yang licin akibat hujan gerimis.
  • 16.30 WIB – Mobil menabrak pembatas beton, terguling, dan menimbulkan kerusakan pada bagian depan dan samping.
  • 16.32 WIB – Tim SAR dan ambulans tiba di lokasi, mengevakuasi penumpang yang selamat.

Dua staf yang berada di kursi belakang, yakni Sdr. Ahmad Rizal (28 tahun) dan Sdr. Lina Marlina (31 tahun), langsung dinyatakan meninggal dunia di tempat karena luka berat. Sementara penumpang lain, termasuk Bapak Gus Hilman, mengalami luka ringan hingga sedang dan langsung dirawat di rumah sakit terdekat.

Tim medis dan pemadam kebakaran bekerja sama untuk mengevakuasi korban, memindahkan mobil yang terperosok, serta membersihkan puing‑puing di lokasi. Korban yang selamat dibawa ke RSUD Probolinggo untuk penanganan lebih lanjut.

Dalam pernyataan singkat di lokasi, Bapak Gus Hilman menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan dua stafnya dan mengucapkan terima kasih atas bantuan petugas yang cepat tanggap. Ia menegaskan bahwa rombongan akan tetap melanjutkan agenda kerja di wilayah tersebut setelah pemeriksaan medis selesai.

Pihak kepolisian setempat telah membuka penyelidikan untuk mengidentifikasi penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, dugaan pertama mengarah pada faktor cuaca basah dan kecepatan kendaraan yang dianggap melebihi batas aman pada kondisi tersebut.

Kejadian ini menimbulkan keprihatinan luas di kalangan politisi dan masyarakat, mengingat pentingnya keselamatan dalam perjalanan resmi. Beberapa anggota DPR lain menyampaikan belasungkawa melalui media sosial dan menekankan perlunya evaluasi prosedur keamanan transportasi resmi.