LintasWarganet.com – 24 Mei 2026 | TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) III menandai peningkatan hubungan diplomasi dan kerja sama militer dengan Angkatan Laut Jepang (JMSDF) dalam serangkaian pertemuan yang berlangsung pada minggu ini.
Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Kodaeral III dan perwakilan tinggi JMSDF menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengamankan jalur laut strategis di wilayah Indo‑Pasifik, khususnya di Selat Malaka dan Laut Jepang. Kedua belah pihak sepakat untuk memperluas latihan bersama, pertukaran personel, serta berbagi pengetahuan teknis terkait operasi anti‑pembajakan, penanggulangan bencana maritim, dan keamanan siber laut.
Beberapa poin utama yang disepakati antara lain:
- Pelaksanaan latihan gabungan tahunan yang akan mencakup operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) serta taktik pertahanan anti‑kapal selam.
- Program pertukaran perwira selama enam bulan untuk meningkatkan pemahaman taktik dan prosedur operasional masing‑masing.
- Kerjasama dalam pengembangan teknologi radar laut dan sistem komunikasi yang kompatibel.
- Kolaborasi dalam penanggulangan bencana, termasuk latihan kesiapsiagaan tsunami dan evakuasi kapal.
Selain itu, TNI AL mengundang JMSDF untuk berpartisipasi dalam program pelatihan dasar marinir yang diselenggarakan di pangkalan Kodaeral III, sementara Jepang akan membuka akses ke fasilitas pelatihan anti‑pembajakan di Pulau Kure.
Pejabat TNI AL menilai bahwa kerja sama ini tidak hanya meningkatkan kapabilitas operasional masing‑masing, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim utama yang berperan aktif dalam menjaga stabilitas kawasan.
JMSDF menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat aliansi dengan Indonesia, mengingat pentingnya kerja sama bilateral dalam menghadapi tantangan keamanan laut yang semakin kompleks.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet