LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Bank Indonesia (BI) resmi menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei 2026. Kenaikan ini menandai berakhirnya periode penurunan suku bunga yang berlangsung sejak September 2025, ketika tingkat BI-Rate berada pada 4,75 persen. Langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap tekanan geopolitik global, terutama konflik di Timur Tengah, serta upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan menahan laju inflasi dalam target 2,5 ± 1 %.
Penyesuaian suku bunga memengaruhi tiga pilar utama perekonomian: biaya pinjaman bagi konsumen dan perusahaan, imbal hasil tabungan serta deposito, dan nilai tukar mata uang. Dampak-dampak tersebut dirasakan secara langsung di lapangan, mulai dari cicilan rumah, kendaraan, hingga harga barang sehari-hari.
Pengaruh Langsung pada Konsumen
Naiknya BI Rate otomatis menggeser suku bunga kredit perbankan ke arah yang lebih tinggi. Berikut beberapa contoh perubahan yang paling terasa:
- Kredit Pemilikan Rumah (KPR): Bunga KPR dapat bertambah 0,5‑0,75 % per tahun, yang berarti cicilan bulanan naik beberapa ratus ribu rupiah tergantung tenor dan nilai properti.
- Kredit Kendaraan: Kredit mobil dan motor mengalami kenaikan serupa, menambah beban bulanan bagi pembeli yang baru atau sedang melunasi cicilan.
- Kartu Kredit: Tingkat bunga kartu kredit yang berbasis pada suku bunga acuan pun naik, meningkatkan total tagihan apabila saldo tidak lunas tiap bulan.
Untuk rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah, peningkatan beban ini dapat mengurangi daya beli, menunda rencana investasi, atau bahkan memicu penurunan konsumsi barang non‑esensial.
Manfaat bagi Penabung
Di sisi lain, suku bunga simpanan dan deposito ikut naik. Bank menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif untuk menarik dana nasabah. Contoh tabel di bawah ini menunjukkan perbandingan perkiraan bunga deposito berjangka 12 bulan sebelum dan sesudah kenaikan BI Rate:
| Produk |
Bunga Sebelum (4,75 %) |
Bunga Setelah (5,25 %) |
| Deposito 12 bulan |
3,10 % |
3,55 % |
| Simpanan Berjangka 6 bulan |
2,80 % |
3,20 % |
Meski kenaikan belum mencapai tingkat yang dapat menggerakkan tabungan massal secara drastis, peningkatan kecil tersebut dapat memotivasi sebagian masyarakat untuk menabung daripada berbelanja secara impulsif.
Perusahaan, terutama yang bergantung pada pinjaman modal, merasakan tekanan biaya yang lebih tinggi. Kenaikan biaya modal mengakibatkan:
- Penundaan ekspansi cabang atau pembukaan fasilitas produksi baru.
- Pengurangan rekrutmen baru atau penundaan kenaikan gaji.
- Peningkatan harga jual produk untuk menutupi margin yang tergerus.
Berbagai sektor, mulai dari manufaktur, perdagangan ritel, hingga layanan digital, melaporkan penyesuaian harga. Konsumen kemudian menghadapi kenaikan harga pangan, elektronik, dan layanan tertentu, yang selanjutnya menambah beban inflasi.
Stabilitas Nilai Tukar Rupiah
BI menegaskan bahwa kebijakan suku bunga ini bertujuan menahan arus keluar modal (capital outflow) dan memperkuat nilai tukar rupiah. Sejak awal tahun 2026, rupiah berfluktuasi antara Rp 16.800‑17.200 per dolar AS, namun tetap berada dalam kisaran yang dapat dikelola. Dengan suku bunga yang lebih tinggi, aset domestik menjadi lebih menarik bagi investor portofolio asing, membantu menstabilkan pasar valuta asing.
Reaksi Pasar Keuangan
Pasar saham mengalami volatilitas sesaat setelah pengumuman, namun indeks utama kembali stabil dalam dua hari. Obligasi pemerintah menunjukkan penurunan imbal hasil, mencerminkan ekspektasi inflasi yang lebih terkendali. Sektor perbankan mencatat peningkatan margin bunga bersih (NIM) karena selisih antara suku bunga pinjaman dan simpanan melebar.
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, menilai bahwa langkah ini bersifat “pro‑stabilitas” dan diperlukan untuk mengatasi tekanan eksternal. Ia mengingatkan bahwa meskipun stabilitas menjadi fondasi pertumbuhan, kebijakan yang terlalu ketat dapat membatasi laju pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan pada 5,8‑6,5 %.
Secara keseluruhan, kenaikan BI Rate ke 5,25 % membawa konsekuensi ganda: beban tambahan bagi debitur dan peluang lebih baik bagi penabung, sambil berperan penting dalam menjaga nilai tukar rupiah dan menahan inflasi. Pemerintah dan otoritas moneter diharapkan terus memantau dinamika global serta menyesuaikan kebijakan makroprudensial agar keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan tetap terjaga.
Dengan situasi ekonomi yang masih dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik, langkah selanjutnya akan melibatkan koordinasi kebijakan fiskal, penguatan belanja publik yang produktif, serta upaya meningkatkan kepercayaan investor domestik dan asing.
Rekomendasi:- Apakah Akulaku Terdaftar di OJK? Di era digital saat ini, banyak platform fintech yang menawarkan kemudahan dalam bertransaksi dan mengajukan pinjaman secara online. Salah satu platform yang populer di Indonesia adalah Akulaku. Namun, sebelum menggunakan…
- Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional Asuransi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita sebagai perlindungan finansial terhadap risiko yang tidak terduga. Di pasar asuransi, terdapat dua jenis utama yang tersedia, yaitu asuransi syariah dan konvensional.…
- Cara Top Up E-Money Mandiri di M Banking BCA Cara Top Up E-Money Mandiri di M-Banking BCA memberikan solusi praktis bagi pengguna e-money untuk mengisi saldo mereka tanpa harus mengunjungi mesin ATM atau kantor bank. Dengan hanya menggunakan smartphone…
- Pemilihan Lokasi Usaha Kerajinan Tangan: Tips dan Panduan Usaha kerajinan tangan semakin diminati dan populer di kalangan masyarakat saat ini. Karena itu, banyak orang yang berencana untuk memulai bisnis kerajinan tangan mereka sendiri. Salah satu hal yang penting…
- Cara Membuat E-Toll di Indomaret Pembayaran tol secara tunai menjadi hal yang semakin jarang dilakukan di era digital saat ini. E-Toll atau pembayaran tol elektronik telah menjadi alternatif yang lebih cepat, aman, dan efisien. Indomaret,…
- Apa Itu Bank Jago? Pada era digital yang semakin berkembang pesat ini, industri perbankan juga mengalami perubahan signifikan. Salah satu perusahaan yang menjadi perwakilan terdepan dalam revolusi perbankan digital di Indonesia adalah Bank Jago.…
- Cara Mengubah Akun TikTok Menjadi Akun Bisnis (Pro) Cara Mengubah Akun TikTok Menjadi Akun Bisnis - Platform TikTok Bisnis akhirnya telah diluncurkan, hal ini sangat memungkinkan bisnis dengan berbagai skala dalam mengakses solusi periklanan. Kehadiran TikTok Bisnis ini…
- Cara Bayar Akulaku Lewat DANA Pada era digital yang serba cepat seperti saat ini, kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan menjadi sangat penting. Salah satu platform yang populer di Indonesia adalah Akulaku, yang menyediakan berbagai layanan…
- Cara Membuat QRIS BNI Jika Anda merupakan pemilik usaha kecil atau menengah, tentunya Anda ingin mempermudah pembayaran untuk pelanggan Anda, bukan? Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut adalah dengan membuat QRIS BNI. QRIS…
- Cara Daftar Bank Permata Online Mendaftar Bank Permata secara online menjadi pilihan yang praktis dan efisien bagi mereka yang ingin membuka rekening bank dengan mudah. Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan langkah-langkah cara daftar Bank…
- Cara Transfer DANA dari BCA Penggunaan aplikasi pembayaran digital semakin populer di Indonesia, dan salah satu yang paling terkenal adalah DANA. Dengan DANA, Anda dapat melakukan berbagai transaksi secara mudah dan cepat, termasuk transfer uang.…
- Perbedaan Pasar Uang dan Pasar Modal Perbedaan pasar uang dan pasar modal dapat Anda lihat dari jangka waktu dan kelola, otoritas tertinggi, serta dari segi risiko yang akan kami uraikan dibawah ini. Perbedaan Pasar Uang dan…
- BLT El Nino Rp400 Ribu Cair Menyikapi dampak fenomena El Nino terhadap perekonomian, Pemerintah Indonesia dengan bangga mengumumkan peluncuran Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino. Program ini dikembangkan khusus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang…
- Cek Saldo e-Money dengan Nomor Kartu Di era teknologi saat ini, e-money telah menjadi solusi populer untuk pembayaran nontunai. Namun, tidak jarang pengguna masih bingung tentang cara memeriksa saldo e-money, terutama bagi yang tidak memiliki perangkat…
- Bisnis F&B, Ide Bisnis yang Tidak Ada Matinya Merintis usaha bisnis jasa merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk mendapatkan penghasilan dalam jumlah relatif besar, sebut saja bisnis F&B. F&B adalah usaha bisnis kuliner yang dapat dirintis…
- Cara Mengambil Uang di BRI Link Salah satu layanan yang semakin populer adalah BRI Link, yang memungkinkan nasabah BRI untuk mengakses uang mereka dengan lebih mudah dan aman. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan cara mengambil…
- Cara Transfer BCA ke LinkAja Apakah Anda ingin mengetahui cara transfer BCA ke LinkAja dengan mudah? Jika iya, Anda berada di tempat yang tepat! Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan lengkap tentang cara melakukan…
- Cara Bayar UKT di Bank BNI Membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan salah satu opsi yang dapat dipilih oleh mahasiswa. Berikut ini adalah panduan lengkap mengenai cara bayar UKT di Bank…
- Keuntungan Trading Saham Harian Apa saja keuntungan trading saham harian? Untuk yang sedang bertanya-tanya tentang hal demikian, akan kami sampaikan penjelasan yang satu ini. Saham harian dapat dilakukan kalangan yang ingin secepatnya mendapat hasil.…
- Apakah DANA Termasuk Bank Permata? Apakah DANA termasuk Bank Permata? Ini adalah pertanyaan yang sering muncul di benak banyak orang. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi topik ini secara mendalam dan memberikan informasi yang jelas…
- Cara Investasi Saham di Bank BRI Investasi saham merupakan salah satu cara yang populer untuk mengembangkan kekayaan dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Bank BRI, salah satu bank terbesar di Indonesia, menawarkan berbagai pilihan investasi saham…
- Cara Investasi di Bank BNI Investasi merupakan salah satu cara untuk mengoptimalkan kekayaan kita dengan mengalokasikan dana pada instrumen yang berpotensi memberikan keuntungan di masa depan. Bank BNI adalah salah satu lembaga keuangan yang menyediakan…
- Kerja Online Tanpa Modal Kerja online tanpa modal memang benar nyata dan saya sendiri sudah membuktikannya sendiri, sehingga ulasan ini bisa menjadi referensi valid. Terus menerus mengalami penolakan ketika melamar kerja, atau bahkan ijazah…
- Tips Trading Saham untuk Pemula Berinvestasi dalam saham tidak sesulit yang dipikirkan kebanyakan orang. Banyak sekali tips trading saham yang bisa dicoba oleh para pemula, seperti trading online dari smartphone pribadi. Selain itu, banyaknya informasi…
- Cara Mencairkan Reksadana Bibit Reksadana bibit merupakan salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia. Bagi para investor yang telah memiliki reksadana bibit dan ingin mencairkannya, ada beberapa langkah yang perlu diikuti. Artikel ini…
- Affiliate Marketing Adalah Dalam dunia bisnis, Anda mungkin sudah cukup familiar dengan istilah affiliate. Ya, affiliate marketing adalah program bisnis ini menerapkan prinsip untuk menjual produk serta jasa dengan berbasis komisi. Seperti yang…
- Cek Saldo Bank Danamon Lewat HP Apakah Anda ingin mengetahui saldo terkini di rekening Bank Danamon Anda dengan cepat dan mudah? Kini, Anda dapat melakukan cek saldo Bank Danamon lewat HP, tanpa perlu repot pergi ke…
- Bisnis WiFi Rumahan Apakah Anda sedang mencari peluang bisnis yang menjanjikan di era digital ini? Jika ya, Bisnis WiFi Rumahan bisa menjadi pilihan yang menarik. Dalam dunia yang semakin terhubung secara online, koneksi…
- Cara Membuat QRIS GoPay Cara membuat QRIS GoPay dapat menjadi solusi untuk pedagang yang ingin meningkatkan kemudahan pembayaran bagi konsumen mereka. QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard adalah standar pembayaran digital yang digunakan…
- Cara Menonaktifkan SPinjam di Shopee Jika Anda merupakan pengguna setia Shopee dan telah menggunakan layanan pinjaman online mereka, SPinjam, Anda mungkin ingin tahu bagaimana cara menonaktifkannya. SPinjam adalah layanan yang memungkinkan Anda meminjam uang dengan…