Polres Cianjur Turunkan 700 Personel untuk Antisipasi Kepadatan Arus pada Acara Nonton Bareng
Polres Cianjur Turunkan 700 Personel untuk Antisipasi Kepadatan Arus pada Acara Nonton Bareng

Polres Cianjur Turunkan 700 Personel untuk Antisipasi Kepadatan Arus pada Acara Nonton Bareng

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, mengerahkan sekitar 700 personel untuk mengamankan acara nonton bareng yang diprediksi akan menarik ribuan penonton. Penempatan personel mencakup pos‑pos utama di sekitar lokasi, pintu masuk, serta jalur evakuasi guna meminimalisir risiko kepadatan dan potensi kecelakaan.

Koordinator operasi keamanan, Kombes Pol. Agus Santoso, menjelaskan bahwa langkah ini diambil setelah melakukan analisis perkiraan kepadatan berdasarkan data historis dan permintaan tiket. “Kami menyiapkan personel secara terintegrasi dengan pemadam kebakaran, layanan kesehatan, serta relawan masyarakat agar setiap situasi dapat ditangani secara cepat,” ujarnya.

Berikut rangkaian tindakan yang diterapkan:

  • Penempatan 200 personel di pintu masuk utama untuk melakukan pemeriksaan identitas dan penyaringan barang.
  • 300 personel berpatroli di area penonton untuk mengatur alur pergerakan dan menghindari terjadinya antrian panjang.
  • 100 personel khusus mengelola jalur darurat dan membantu evakuasi bila diperlukan.
  • 100 personel cadangan yang siap dikerahkan bila terjadi peningkatan kepadatan secara mendadak.

Selain personel, Polres Cianjur juga menyiapkan kendaraan patroli, alat komunikasi canggih, dan pos komando mobile yang dapat dipindahkan sesuai kebutuhan. Koordinator lalu lintas, Letnan Satu Irawan, menambahkan bahwa jalur alternatif telah disiapkan untuk mengalihkan kendaraan masuk‑keluar area, mengurangi potensi macet.

Acara nonton bareng ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dengan perkiraan total penonton mencapai 5.000 orang. Penyelenggara berharap kehadiran 700 personel keamanan dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta.

Polres Cianjur menegaskan bahwa seluruh tindakan ini bersifat preventif dan akan terus dipantau secara real‑time. Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas, menjaga ketertiban, serta melaporkan hal‑hal yang mencurigakan kepada pihak berwenang.