Google Gandakan Batas Gemini untuk Antigravity, Dua Kali Lipat dalam Seminggu Karena Protes Pengguna
Google Gandakan Batas Gemini untuk Antigravity, Dua Kali Lipat dalam Seminggu Karena Protes Pengguna

Google Gandakan Batas Gemini untuk Antigravity, Dua Kali Lipat dalam Seminggu Karena Protes Pengguna

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Google kembali menunjukkan respons cepatnya terhadap keluhan komunitas pengembang setelah meningkatkan batas penggunaan model AI Gemini secara signifikan untuk platform Antigravity. Kenaikan ini terjadi dua kali dalam seminggu, masing‑masing tiga kali lipat, setelah para pengguna melaporkan bahwa kuota yang baru diterapkan membuat produktivitas terhambat.

Antigravity, platform pengkodean berbasis AI yang diluncurkan pertama kali pada tahun lalu, menjadi pusat perhatian setelah Google menurunkan batas penggunaan Gemini pada awal minggu ini. Perubahan tersebut memicu kemarahan pengguna di forum Reddit, X, dan kanal‑kanal lain, yang menuduh Google melakukan praktik “bait‑and‑switch”. Mereka mengeluh bahwa batas baru menghalangi alur kerja yang memerlukan sesi coding berjam‑jam, riset mendalam, atau proyek berskala besar.

Latar Belakang Penurunan Batas

Pembatasan awal muncul tanpa pemberitahuan resmi, memicu kebingungan di antara pengguna berbayar yang mengandalkan Gemini untuk meningkatkan produktivitas. Batas baru yang bersifat komputasi‑berbasis mengurangi kuota harian dan mingguan, membuat banyak programmer kehabisan kredit dalam hitungan jam, bahkan dalam satu sesi kerja.

Respons Google: Tripling Batas

Menanggapi kritik, Varun Mohan, Direktur DeepMind yang memimpin proyek Antigravity, mengumumkan melalui X bahwa Google akan melipat tiga kali lipat batas penggunaan Gemini untuk semua tier berbayar dalam Antigravity. Pada hari pertama, peningkatan ini mencakup rate limit serta reset kuota mingguan untuk seluruh pengguna.

Hanya dalam beberapa hari, Google kembali mengumumkan peningkatan tiga kali lipat kedua, kali ini khusus pada kuota mingguan. Kombinasi kedua peningkatan tersebut menghasilkan total kenaikan hampir sembilan kali lipat dibandingkan batas pasca‑nerf pertama. Semua pengguna berbayar, termasuk yang berada di paket Pro, menerima reset kuota otomatis.

Dampak pada Pengguna

  • Produktivitas meningkat: Pengguna melaporkan bahwa mereka dapat menyelesaikan proyek lebih lama tanpa terganggu oleh batasan.
  • Kekhawatiran berlanjut: Meskipun kuota naik, batas di luar Antigravity tetap tidak berubah, sehingga pengguna yang mengandalkan Gemini di layanan lain tetap merasa tertekan.
  • Perbandingan dengan sebelum nerf: Banyak yang menilai bahwa batas baru masih di bawah level sebelum penurunan awal, menandakan bahwa Google masih belum mengembalikan kebijakan paling lunak.

Strategi Harga dan Kompetisi

Untuk mendukung infrastruktur komputasi yang lebih besar, Google memperkenalkan paket AI Ultra seharga $100 per bulan, menawarkan lima kali kapasitas standar Pro. Paket tertinggi diturunkan menjadi $200 per bulan, memberikan dua puluh kali alokasi dibanding paket dasar. Langkah ini sejalan dengan strategi harga yang diadopsi oleh kompetitor seperti Anthropic dan OpenAI, yang menawarkan tier beragam untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna.

Selain penyesuaian kuota, Google meluncurkan Antigravity 2.0, platform yang mengubah antarmuka tradisional menjadi panel orkestrasi multi‑agen. Versi terbaru memungkinkan pembuatan pipeline sub‑agen, penjadwalan tugas otomatis, dan integrasi mendalam dengan Google AI Studio, Android, serta Firebase. Semua fitur ini mengandalkan model Gemini 3.5 Flash, yang dibangun di atas kerangka kerja Antigravity.

Implikasi Jangka Panjang

Kenaikan kuota secara drastis menunjukkan bahwa Google mungkin belum memperkirakan laju adopsi AI dalam alur kerja profesional. Jika batasan terlalu ketat, hal itu dapat menjadi penghambat produktivitas dan membuka peluang bagi kompetitor untuk menarik pengguna dengan kebijakan penggunaan tak terbatas.

Namun, respons cepat Google juga memperlihatkan komitmen perusahaan untuk menyesuaikan layanan sesuai umpan balik. Meskipun masih ada kritik bahwa kebijakan baru belum sepenuhnya mengembalikan kondisi sebelum penurunan, langkah ini setidaknya menurunkan tekanan pada pengembang yang bergantung pada Antigravity.

Ke depan, pengawasan terus‑menerus terhadap penggunaan Gemini di luar Antigravity menjadi penting. Jika batasan tetap ketat di layanan lain, para pengembang mungkin akan mencari alternatif atau menuntut kebijakan yang lebih fleksibel.

Secara keseluruhan, kebijakan peningkatan tiga kali lipat dua kali dalam seminggu menandai upaya Google untuk menyeimbangkan antara kontrol biaya operasional dan kebutuhan pengguna akan AI yang dapat diandalkan dalam skala besar.