Trump Tunda Penandatanganan Perintah Eksekutif Soal Evaluasi Model AI
Trump Tunda Penandatanganan Perintah Eksekutif Soal Evaluasi Model AI

Trump Tunda Penandatanganan Perintah Eksekutif Soal Evaluasi Model AI

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan penundaan penandatanganan perintah eksekutif yang direncanakan untuk mengatur evaluasi model kecerdasan buatan (AI) di tingkat federal.

Perintah eksekutif tersebut awalnya dijadwalkan ditandatangani pada akhir pekan ini, namun pada hari Senin Gedung Putih mengeluarkan pernyataan bahwa proses finalisasi masih memerlukan tinjauan lebih lanjut oleh tim penasihat teknis dan kebijakan.

Langkah penundaan ini menimbulkan spekulasi di kalangan industri teknologi, akademisi, dan regulator mengenai alasan di balik keputusan tersebut. Beberapa poin utama yang menjadi sorotan meliputi:

  • Kekhawatiran tentang standar keamanan dan transparansi model AI yang semakin kompleks.
  • Permintaan agar badan-badan pemerintah, termasuk Departemen Perdagangan dan Komisi Federal untuk Perdagangan, mendapatkan wewenang yang jelas dalam melakukan audit.
  • Kebutuhan menyesuaikan perintah dengan inisiatif legislatif yang sedang dibahas di Kongres terkait regulasi AI.

Reaksi dari industri pun beragam. Perusahaan-perusahaan AI terkemuka menyambut baik kesempatan untuk memberikan masukan teknis, sementara kelompok advokasi konsumen menuntut agar standar pengawasan lebih ketat diterapkan secepatnya.

Jika perintah eksekutif tersebut akhirnya ditandatangani, beberapa langkah yang diharapkan meliputi:

  1. Pembentukan satuan kerja khusus untuk menilai risiko model AI sebelum dipasarkan.
  2. Penetapan kerangka kerja audit yang dapat diakses publik.
  3. Pengembangan pedoman etik bagi pengembang AI guna mencegah penyalahgunaan.

Penundaan ini juga berpotensi memengaruhi agenda legislatif di Kongres, di mana beberapa anggota DPR telah mengusulkan undang‑undang yang lebih komprehensif untuk mengatur penggunaan AI dalam sektor publik dan swasta.

Secara keseluruhan, keputusan Trump untuk menunda penandatanganan perintah eksekutif menandai fase refleksi kritis dalam upaya pemerintah AS mengatasi tantangan teknologi baru sambil menjaga keseimbangan antara inovasi dan keamanan.