OJK Siap Awasi Ketat Rekening DHE SDA, Perbankan Bakal Dapat Insentif Khusus
OJK Siap Awasi Ketat Rekening DHE SDA, Perbankan Bakal Dapat Insentif Khusus

OJK Siap Awasi Ketat Rekening DHE SDA, Perbankan Bakal Dapat Insentif Khusus

LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan rencana pengawasan yang lebih ketat terhadap rekening DHE (Dampak Hasil Ekspor) yang berkaitan dengan sumber daya alam (SDA). Langkah ini bertujuan memastikan alur dana ekspor SDA berjalan transparan, sesuai regulasi, dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Pengawasan ketat mencakup pemeriksaan rutin atas transaksi, verifikasi kepatuhan pada prosedur anti‑pencucian uang, serta pemantauan penggunaan dana yang diarahkan pada proyek‑proyek strategis. OJK menegaskan bahwa semua lembaga keuangan yang terlibat wajib melaporkan aktivitas rekening DHE secara periodik.

Untuk mendorong partisipasi aktif perbankan dalam skema ini, OJK akan memberikan insentif khusus. Bentuk insentif antara lain:

  • Peningkatan limit penyaluran kredit bagi nasabah yang mengajukan pembiayaan ekspor SDA.
  • Pengurangan tarif administrasi dan biaya provisi pada layanan terkait DHE.
  • Prioritas dalam penilaian kinerja untuk memperoleh penghargaan regulasi.
  • Akses lebih cepat ke fasilitas likuiditas dari Bank Indonesia bagi bank yang menunjukkan kepatuhan tinggi.

Insentif tersebut diharapkan dapat menstimulus perbankan untuk lebih proaktif dalam memfasilitasi ekspor SDA, sekaligus menurunkan risiko penyalahgunaan dana. Dengan dukungan kebijakan ini, pemerintah menargetkan peningkatan nilai ekspor SDA sebesar 15‑20 persen dalam dua tahun ke depan.

Selain itu, OJK akan menyusun pedoman operasional yang meliputi:

Komponen Deskripsi
Verifikasi Identitas Penggunaan sistem KYC yang terintegrasi untuk semua nasabah DHE.
Pelaporan Berkala Laporan bulanan mengenai aliran dana, sumber pendapatan, dan penggunaan akhir.
Audit Independen Penunjukan auditor eksternal untuk melakukan review tahunan.

Dengan sinergi antara regulator, perbankan, dan pelaku industri, diharapkan kebijakan ekspor SDA dapat berjalan optimal, meningkatkan penerimaan negara, sekaligus menjaga integritas sistem keuangan Indonesia.