LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan masih menanti hasil final dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait penyebab kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur, Jawa Barat.
Insiden tersebut menewaskan beberapa penumpang dan menimbulkan kerusakan signifikan pada infrastruktur jalur rel. Hingga kini, pihak KNKT masih melakukan penyelidikan menyeluruh, mencakup analisis teknis, rekaman perangkat, serta keterangan saksi mata.
Berikut rangkuman kronologi singkat hingga langkah-langkah yang sedang diambil:
| Waktu | Peristiwa |
|---|---|
| 06:30 WIB, 26 Mei 2021 | Kecelakaan kereta api terjadi di jalur Bekasi Timur. |
| 07:00 WIB | Tim darurat tiba, evakuasi penumpang, dan penutupan jalur. |
| 08:15 WIB | Menhub Dudy Purwagandhi menyampaikan permintaan data awal ke KNKT. |
| 09:00 WIB – Selanjutnya | KNKT melakukan investigasi lapangan, pengambilan rekaman, dan wawancara saksi. |
Menhub menekankan pentingnya transparansi dan kecepatan dalam proses investigasi demi meningkatkan standar keselamatan transportasi nasional. Ia juga mengingatkan bahwa temuan KNKT akan menjadi acuan utama dalam penetapan langkah perbaikan, termasuk potensi revisi prosedur operasional dan peningkatan fasilitas keselamatan pada jaringan kereta api.
Selain menunggu hasil investigasi, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan rekomendasi sementara untuk memperkuat pengawasan teknis pada operator kereta api serta memperketat audit keselamatan secara periodik.
Jika hasil KNKT mengungkap adanya kelalaian prosedural atau kegagalan peralatan, Menhub siap mengajukan sanksi administratif atau rekomendasi perbaikan legislatif kepada pihak terkait.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet