LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Baru-baru ini terungkap bahwa angkatan bersenjata Republik Rakyat China secara tertutup melatih sejumlah personel militer Rusia di wilayahnya. Informasi tersebut didasarkan pada laporan tiga badan intelijen Eropa serta dokumen yang diperoleh oleh Reuters. Berikut empat fakta utama yang dapat disimpulkan dari temuan tersebut.
- Jumlah personel yang dilatih – Sekitar dua ratus tentara Rusia menjalani program pelatihan di China pada akhir tahun lalu. Program tersebut tidak diumumkan secara publik dan dilakukan dalam kerahasiaan total.
- Jenis pelatihan – Latihan mencakup taktik darat, penggunaan sistem senjata modern, serta strategi perang elektronik yang dikuasai oleh militer China. Beberapa peserta juga mendapat instruksi tentang operasi gabungan dengan pasukan bersenjata China.
- Pengembalian ke medan perang – Setelah menyelesaikan pelatihan, sejumlah personel kembali ke Rusia dan dilaporkan telah dikerahkan dalam konflik yang berlangsung di Ukraina. Hal ini menambah kompleksitas dinamika militer di zona perang.
- Implikasi geopolitik – Kerjasama militer rahasia ini menandakan adanya kedekatan strategis antara Moscow dan Beijing, sekaligus menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara Barat yang memantau peningkatan kemampuan tempur Rusia.
Penemuan ini menegaskan bahwa hubungan pertahanan antara Rusia dan China semakin dalam, meskipun tidak disampaikan secara resmi kepada publik internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet