GAPPRI Apresiasi Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang Tidak Naikkan CHT 2027
GAPPRI Apresiasi Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang Tidak Naikkan CHT 2027

GAPPRI Apresiasi Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya yang Tidak Naikkan CHT 2027

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) menyatakan apresiasi atas keputusan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati—yang secara resmi dijabat oleh Menteri Keuangan Purbaya—untuk tidak menaikkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) pada tahun anggaran 2027. Kebijakan ini dipandang sebagai langkah yang mendukung stabilitas industri rokok nasional sekaligus menjaga keseimbangan antara pendapatan negara dan beban produksi.

Keputusan tersebut muncul setelah serangkaian konsultasi antara pemerintah, asosiasi industri, dan pemangku kepentingan terkait. GAPPRI menilai bahwa menjaga tarif CHT pada level saat ini akan membantu pabrik rokok dalam merencanakan investasi, mengoptimalkan rantai pasok, serta mempertahankan daya saing produk di pasar domestik dan internasional.

Berikut beberapa poin penting yang disampaikan GAPPRI terkait kebijakan ini:

  • Stabilitas Harga Produk: Dengan tarif CHT yang tidak naik, produsen dapat mempertahankan harga jual rokok secara relatif stabil, sehingga tidak memberatkan konsumen akhir.
  • Investasi dan Lapangan Kerja: Kebijakan yang konsisten memberikan kepastian bagi perusahaan untuk melakukan investasi baru, yang pada gilirannya dapat menciptakan atau mempertahankan lapangan kerja di sektor manufaktur dan distribusi.
  • Pendapatan Negara: GAPPRI mengakui bahwa CHT tetap memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara, namun menekankan bahwa kenaikan tarif yang berlebihan dapat menurunkan volume penjualan dan pada akhirnya mengurangi total penerimaan.
  • Kompetisi Global: Dalam konteks persaingan pasar rokok internasional, tarif yang tetap membantu produsen Indonesia untuk tetap kompetitif, terutama dalam ekspor ke negara-negara dengan tarif cukai yang lebih rendah.

Menteri Keuangan Purbaya menegaskan bahwa kebijakan fiskal akan selalu mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pendapatan negara dan keberlanjutan industri strategis. Keputusan tidak menaikkan CHT pada 2027 mencerminkan upaya pemerintah untuk menghindari tekanan inflasi pada barang konsumsi luas sekaligus memberikan ruang bagi industri untuk beradaptasi dengan dinamika pasar.

GAPPRI menutup pernyataannya dengan harapan bahwa kebijakan serupa akan terus dipertimbangkan dalam periode anggaran berikutnya, sejalan dengan komitmen pemerintah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.