Menteri Pertanian Tegaskan Pengawasan Ketat dari Pembibitan hingga Hilirisasi Perkebunan
Menteri Pertanian Tegaskan Pengawasan Ketat dari Pembibitan hingga Hilirisasi Perkebunan

Menteri Pertanian Tegaskan Pengawasan Ketat dari Pembibitan hingga Hilirisasi Perkebunan

LintasWarganet.com – 20 Mei 2026 | Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan memperketat pengawasan pada seluruh rantai nilai perkebunan, mulai dari fase pembibitan hingga proses hilirisasi. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap temuan sejumlah penyimpangan dalam kualitas bibit serta praktik penanaman yang tidak memenuhi standar nasional.

  • Pembibitan: Sertifikasi bibit resmi, pelacakan asal bibit melalui sistem digital, dan inspeksi rutin di pembibitan resmi.
  • Penanaman dan Perawatan: Verifikasi kepatuhan petani terhadap panduan teknis, serta audit periodik oleh dinas pertanian daerah.
  • Hilirisasi: Pengawasan pada proses pengolahan, pengemasan, dan distribusi produk akhir, termasuk penegakan sanksi bagi pelanggar.

Selain itu, Kementerian Pertanian akan meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait, seperti Badan Karantina Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta lembaga keuangan yang mendukung program pembiayaan perkebunan. Penggunaan teknologi informasi, termasuk aplikasi pelaporan berbasis cloud, diharapkan dapat mempercepat deteksi dini terhadap potensi masalah.

Menteri menambahkan bahwa pelanggaran terhadap standar pembibitan atau hilirisasi akan dikenakan sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha. Ia berharap langkah-langkah ini akan meningkatkan daya saing produk perkebunan Indonesia di pasar global serta melindungi kepentingan petani kecil.

Pengumuman ini menjadi bagian dari agenda reformasi agraria yang lebih luas, dengan tujuan menciptakan ekosistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan transparan.