Presiden RI Sampaikan Sendiri Pidato KEM-PPKF di Paripurna DPR untuk Pertama Kalinya
Presiden RI Sampaikan Sendiri Pidato KEM-PPKF di Paripurna DPR untuk Pertama Kalinya

Presiden RI Sampaikan Sendiri Pidato KEM-PPKF di Paripurna DPR untuk Pertama Kalinya

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) baru-baru ini, Presiden Republik Indonesia secara langsung menyampaikan pidato mengenai KEM-PPKF (Kebijakan Ekonomi Makro – Penetapan Prioritas Kebijakan Fiskal). Ini menandai pertama kalinya seorang Presiden mengisi waktu pidato KEM-PPKF di depan anggota legislatif, sebuah momen yang dinyatakan sebagai sejarah oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Purbaya.

Penyampaian pidato langsung oleh Presiden menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam merumuskan kebijakan fiskal nasional. Pidato tersebut menyoroti tiga pilar utama kebijakan fiskal pemerintah: penguatan basis pajak, optimalisasi belanja publik, serta penyesuaian prioritas belanja untuk mendukung pemulihan ekonomi pasca‑pandemi.

Berikut poin‑poin utama yang disampaikan dalam pidato:

  • Penguatan Basis Pajak: Pemerintah berkomitmen meningkatkan kepatuhan pajak melalui digitalisasi layanan dan perluasan basis penerimaan.
  • Optimalisasi Belanja Publik: Fokus pada infrastruktur produktif, kesehatan, dan pendidikan dengan mengedepankan efisiensi serta transparansi.
  • Penyesuaian Prioritas Belanja: Mengalihkan sumber daya ke sektor‑sektor strategis yang dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Purbaya, menegaskan bahwa langkah Presiden ini merupakan “sejarah” karena menegaskan akuntabilitas dan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan fiskal. Ia menambahkan bahwa kehadiran Presiden secara langsung memberikan sinyal kuat kepada pasar dan masyarakat bahwa pemerintah memegang kendali penuh atas arah kebijakan ekonomi nasional.

Para anggota DPR menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam menindaklanjuti rekomendasi kebijakan yang diusulkan. Diharapkan, sinergi yang terjalin dapat mempercepat pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional serta menurunkan tingkat kemiskinan.