Dear Investor! Bos Danantara Rosan Roeslani Nilai Saham-saham Perbankan Masih Undervalued
Dear Investor! Bos Danantara Rosan Roeslani Nilai Saham-saham Perbankan Masih Undervalued

Dear Investor! Bos Danantara Rosan Roeslani Nilai Saham-saham Perbankan Masih Undervalued

LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | CEO Danantara Rosan Roeslani menegaskan bahwa saham-saham perbankan yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini berada pada posisi undervalued, artinya harga pasar masih berada di bawah nilai wajar yang dihitung berdasarkan fundamental perusahaan.

Berikut ini merupakan gambaran singkat beberapa bank besar di Indonesia beserta perkiraan nilai wajar dan selisihnya dengan harga pasar saat ini:

Bank Harga Pasar (Rp) Nilai Wajar (Rp) Undervaluation (%)
Bank Central Asia (BCA) 7.200 7.800 8,3
Bank Rakyat Indonesia (BRI) 4.500 5.000 11,1
Bank Mandiri 5.300 5.900 10,2
Bank Negara Indonesia (BNI) 3.900 4.300 9,3

Data di atas menunjukkan bahwa masing‑masing saham berada di kisaran 8‑11 persen di bawah nilai wajar, memberi peluang bagi investor yang mencari entry point dengan margin keamanan yang cukup.

Roeslani juga menambahkan bahwa perbaikan kualitas aset dan penurunan rasio NPL (Non‑Performing Loan) menjadi indikator positif bagi kelangsungan profitabilitas bank. Kebijakan regulasi yang mendukung digitalisasi layanan perbankan juga membuka sumber pendapatan baru, terutama dari segmen fintech dan layanan keuangan berbasis teknologi.

Untuk investor, Roeslani menyarankan pendekatan jangka menengah hingga panjang. Memilih saham bank yang memiliki fundamental kuat, manajemen yang kompeten, dan rekam jejak dividen yang konsisten dapat menjadi strategi yang mengurangi risiko volatilitas pasar.

Dengan kondisi pasar yang masih memberi ruang bagi penyesuaian harga, Roeslani percaya bahwa sektor perbankan Indonesia siap untuk kembali menguat ketika sentimen investor pulih.