LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Balapan Moto3 di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Minggu, 17 Mei 2026, kembali menjadi ajang pembuktian bagi para pembalap muda. Dengan kemenangan dramatis Maximo Quiles yang melenggangkan diri ke puncak klasemen, persaingan di puncak klasemen menanjak ketat. Di tengah sorotan tersebut, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan konsistensi luar biasa, mengokohkan posisi lima besar dalam klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 sekaligus memimpin kategori rookie.
Memulai balapan dari barisan ke‑20 akibat sesi kualifikasi yang kurang optimal, Veda tidak menyerah. Dengan penggunaan launch control yang presisi dan taktik slipstream yang terasah, ia berhasil menyalip delapan motor pada putaran pertama, melesat ke posisi 12. Selama beberapa lap berikutnya, rider asal Gunungkidul ini terus menegaskan kecepatan dan ketangguhan mentalnya, naik ke posisi 11 pada lap ketiga, kemudian menembus posisi 9 pada lap keenam. Meski sempat kembali turun ke posisi 11 pada lap ke‑11, Veda tetap tenang dan memanfaatkan kecelakaan rider Rivacold Snipers Team, Jesus Rios, pada lap akhir untuk mengamankan finis ke‑8.
Klasemen Sementara Setelah GP Catalunya
| Pos | Pembalap | Tim | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 140 |
| 2 | Adrian Fernandez | Leopard Racing | 76 |
| 3 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM Ajo | 73 |
| 4 | Marco Morelli | CFMOTO Gaviota Aspar Team | 58 |
| 5 | Veda Ega Pratama | Honda Team Asia | 58 |
| 6 | Valentin Perrone | Red Bull KTM Tech3 | 56 |
| 7 | David Almansa | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 52 |
| 8 | Guido Pini | Leopard Racing | 46 |
| 9 | Brian Uriarte | Red Bull KTM Ajo | 42 |
Dengan total 58 poin, Veda sejajar dengan Marco Morelli yang menempati posisi empat. Sistem perhitungan poin terbaik menempatkan Morelli satu tingkat di atas Veda, namun perbedaan itu tidak mengurangi fakta bahwa Veda tetap menjadi rider rookie dengan poin terbanyak di antara pendatang baru.
Dominasi Rookie: Veda vs. Brian Uriarte
Persaingan antara Veda dan rider rookie Spanyol Brian Uriarte telah berlangsung sejak ajang Red Bull Rookies Cup 2025, di mana Uriarte keluar sebagai juara dan Veda finis runner‑up. Di Moto3 Catalunya 2026, Uriarte mencatatkan posisi empat, mengungguli juara Moto3 Thailand David Almansa yang finis kelima. Namun, Veda tetap memimpin klasemen rookie berkat akumulasi poin yang konsisten sejak awal musim, termasuk delapan poin tambahan yang diraih di Catalunya.
Keberhasilan Veda bukan sekadar hasil numerik. Analisis performa menunjukkan bahwa rider Indonesia ini mampu menyesuaikan strategi balapan secara real‑time, memanfaatkan peluang slipstream di lintasan lurus, serta mengelola tire wear dengan cermat. Taktik “start buncit bukan kiamat” yang dipaparkan oleh tim Honda Team Asia menegaskan pentingnya kesiapan mental ketika terjebak di tengah kerumunan motor pada saat start.
Implikasi bagi Musim Selanjutnya
Masuknya Veda ke posisi lima besar klasemen umum membuka peluang strategis bagi Honda Team Asia. Dengan poin yang hampir setara dengan rider tim lain, Honda dapat menargetkan podium pada seri berikutnya, khususnya di sirkuit yang menuntut kecepatan lurus dan kemampuan overtaking. Selain itu, posisi Veda sebagai rookie terbaik memberi dorongan moral bagi pembalap muda Indonesia lainnya, menegaskan bahwa kompetisi internasional dapat diraih dengan persiapan teknis dan mental yang tepat.
Ke depan, Veda akan berhadapan dengan serangkaian sirkuit klasik seperti Mugello, Assen, dan Sepang. Setiap trek menawarkan tantangan unik—dari tikungan cepat di Mugello hingga cuaca tak menentu di Sepang. Jika Veda dapat mempertahankan konsistensi poin dan mengoptimalkan strategi pit‑stop, ia berpotensi menembus posisi tiga besar klasemen umum sebelum akhir musim.
Secara keseluruhan, performa Veda Ega Pratama di GP Catalunya menegaskan bahwa ia bukan hanya rider rookie yang bersinar, tetapi juga kompetitor serius di kelas Moto3. Dengan 58 poin, ia berada di jalur yang tepat untuk mengubah musim 2026 menjadi babak penting dalam karier balapnya, sekaligus mengukir sejarah baru bagi pembalap Indonesia di panggung dunia.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet