LintasWarganet.com – 19 Mei 2026 | Musim 2025/2026 Premier League menjadi saksi kebangkitan Brentford yang melampaui ekspektasi sejak promosi pada 2021. Tim yang dipimpin pelatih baru Keith Andrews berhasil mengukir posisi delapan besar, menatap peluang finis di posisi sepuluh terbaik dalam sejarah klub. Perjalanan mereka berujung pada dua pertandingan krusial: laga penutup melawan Crystal Palace di Griffin Park dan pertemuan penutup di Anfield melawan Liverpool.
Drama di Laga Penutup Melawan Crystal Palace
Pada Minggu, 17 Mei 2026, Brent Brentford menahan imbang 2-2 melawan Crystal Palace di kandang. Dango Ouattara menjadi pahlawan dengan brace yang dicetak pada menit ke-88, mengamankan gol penyama kedudukan. Namun, momen tersebut tidak lepas dari kontroversi. Brennan Johnson, yang berusaha memanfaatkan peluang penalti, malah gagal memanfaatkan keputusan wasit. Mantan kepala PGMOL, Keith Hackett, mengkritik keras keputusan Samuel Barrott dan VAR Paul Howard yang dianggap melewatkan pelanggaran jelas pada pemain Welsh tersebut.
Setelah gol penyama, sorak sorai penonton berubah menjadi keheningan. Meski tim berhasil menghindari kekalahan, Brentford kembali gagal memenangkan pertandingan terakhir di kandang, menambah catatan dua tahun berturut-turut tidak meraih tiga poin pada penutupan musim. Kekalahan ini berpotensi menghalangi impian mereka untuk melaju ke kompetisi Eropa pertama dalam sejarah klub.
Perubahan dan Tantangan di Bawah Kepemimpinan Keith Andrews
Awal musim, Andrews menghadapi situasi sulit. Pada pertandingan pembukaan, Brentford tertinggal 3-0 melawan Nottingham Forest pada babak pertama. Beberapa pemain kunci, termasuk Yoane Wissa yang mengundurkan diri, serta bintang muda seperti Antoni Milambo, terlihat belum beradaptasi. Namun, Andrews berhasil membalikkan keadaan dengan menyesuaikan taktik dan memanfaatkan pemain seperti Kevin Schade serta Bryan Mbeumo yang kemudian melaju ke Arsenal dan Manchester United.
Keberhasilan tersebut tercermin dalam peningkatan posisi klasemen. Brentford kini menempati peringkat kedelapan, terpaut tiga poin dari Bournemouth yang berada di peringkat keenam dan masih memiliki satu pertandingan. Jika Brentford dapat mengamankan hasil positif melawan Liverpool di Anfield, mereka berpeluang mencatatkan finis tertinggi sejak musim 1937/1938.
Laga Penutup di Anfield: Pamit Salah dan Robertson
Di sisi lain, Liverpool bersiap menyambut Brentford pada pertandingan terakhir musim ini di Anfield. Kedua klub tidak hanya berjuang demi posisi liga; Liverpool juga menyiapkan penghormatan khusus untuk dua legenda mereka, Mohamed Salah dan Andy Robertson, yang akan mengakhiri karier di klub setelah sembilan tahun berbakti.
Penggemar Liverpool akan menampilkan mosaik khusus di Kop dan Stand Sir Kenny Dalglish sebagai penghormatan. Sementara itu, Salah baru-baru ini mengeluarkan pernyataan kritis terhadap manajer baru Arne Slot, menilai bahwa tim harus kembali menjadi “heavy metal attacking team” yang menakutkan lawan. Pernyataan tersebut memicu reaksi Wayne Rooney yang menyarankan Slot untuk menurunkan posisi Salah pada laga melawan Brentford, meski klub resmi menyatakan bahwa pemain tersebut kemungkinan akan tampil.
Jika Liverpool berhasil mengamankan tiga poin, mereka masih memiliki peluang bersaing masuk zona Liga Champions, terutama bila Bournemouth tidak mengambil poin melawan Manchester City. Namun, Brentford, yang berada di urutan kedelapan, berambisi mencuri poin di stadion legendaris itu untuk menutup musim dengan catatan gemilang.
Kesimpulan
Brentford telah menampilkan performa yang melampaui harapan, mengatasi pergantian pemain dan tantangan taktik di bawah arahan Keith Andrews. Meskipun harus menerima hasil imbang melawan Crystal Palace dan kehilangan peluang emas untuk mengamankan tempat di kompetisi Eropa, tim masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi mereka pada laga penutup melawan Liverpool. Sementara itu, Liverpool tengah mengatur perpisahan emosional bagi dua pemain ikonik, di tengah sorotan kritik internal yang menambah warna pada pertandingan akhir musim. Kedua pertemuan ini tidak hanya menentukan posisi akhir klasemen, namun juga menandai babak baru bagi pemain-pemain kunci yang akan melangkah ke fase berikutnya dalam karier mereka.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet