Krisis Energi Global: Moody's Prediksi Harga Minyak Tetap di Sekitar USD100 per Barel
Krisis Energi Global: Moody's Prediksi Harga Minyak Tetap di Sekitar USD100 per Barel

Krisis Energi Global: Moody’s Prediksi Harga Minyak Tetap di Sekitar USD100 per Barel

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Moody’s Ratings, lembaga pemeringkat internasional, memperkirakan bahwa harga minyak mentah Brent akan tetap berada di kisaran US$100 per barel sepanjang tahun 2024. Prediksi ini muncul di tengah situasi krisis energi global yang semakin intens.

Beberapa faktor utama yang mendorong proyeksi tersebut antara lain:

  • Keterbatasan pasokan minyak akibat penurunan produksi di beberapa negara penghasil utama.
  • Kenaikan permintaan energi di negara‑negara berkembang, khususnya di Asia.
  • Ketegangan geopolitik yang dapat mengganggu aliran minyak lintas laut.
  • Kebijakan transisi energi bersih yang masih dalam tahap awal, sehingga ketergantungan pada minyak fosil belum berkurang secara signifikan.

Jika harga minyak tetap pada level US$100 per barel, dampaknya akan dirasakan secara luas, antara lain:

  • Inflasi global berpotensi meningkat, memicu tekanan pada kebijakan moneter.
  • Biaya transportasi dan logistik naik, yang pada gilirannya dapat menaikkan harga barang konsumsi.
  • Negara pengimpor energi, termasuk Indonesia, akan menghadapi beban fiskal yang lebih besar untuk subsidi energi.
  • Investasi di sektor energi terbarukan mungkin akan dipercepat sebagai upaya mengurangi ketergantungan pada minyak.

Pemerintah Indonesia diperkirakan akan menyesuaikan strategi kebijakan energi, termasuk memperkuat cadangan strategis minyak dan memperluas program energi terbarukan. Sementara itu, pelaku industri diharapkan memperhatikan volatilitas harga minyak dalam perencanaan operasional dan keuangan mereka.