LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa pemerintah provinsi sedang mengevaluasi kemungkinan memperpanjang jaringan Light Rail Transit (LRT) yang kini beroperasi dari Stasiun Velodrome hingga ke kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Perpanjangan ini diharapkan dapat menghubungkan dua titik penting di luar batas wilayah Jakarta, yakni kawasan PIK 2 yang sedang berkembang pesat dan terminal penerbangan utama negara. Dengan menambah rute LRT, diantisipasi akan tereduksi kemacetan lalu lintas, meningkatkan mobilitas warga, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Ruang Lingkup Rencana
- Penambahan jalur sekitar 13 kilometer dari Velodrome ke PIK 2.
- Ekstensi lanjutan menuju Bandara Soekarno-Hatta dengan jarak tambahan sekitar 20 kilometer.
- Pembangunan tiga stasiun baru di sepanjang rute, termasuk di kawasan Tambora, Cipinang, dan Cengkareng.
Manfaat yang Diharapkan
| Aspek | Manfaat |
|---|---|
| Transportasi Publik | Menyediakan alternatif yang cepat, aman, dan ramah lingkungan. |
| Ekonomi | Meningkatkan akses ke kawasan bisnis dan industri, menarik investasi. |
| Lingkungan | Mengurangi emisi karbon akibat berkurangnya penggunaan kendaraan pribadi. |
Gubernur Anung menegaskan bahwa proses perencanaan masih berada pada tahap awal, termasuk kajian teknis, studi kelayakan, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan otoritas bandara. Ia juga menambahkan bahwa pendanaan akan dipertimbangkan melalui skema kemitraan publik-swasta (PPP) dan potensi bantuan dari Kementerian Perhubungan.
Beberapa pihak menyambut baik rencana tersebut, terutama pengusaha properti dan komunitas pengguna transportasi massal yang mengharapkan peningkatan konektivitas. Namun, ada juga kekhawatiran mengenai dampak pembangunan terhadap lahan eksisting serta kebutuhan akan integrasi jadwal LRT dengan moda transportasi lain, seperti kereta komuter dan layanan bus.
Jika disetujui, target awal pembangunan dapat dimulai pada akhir 2026 dengan estimasi penyelesaian fase pertama pada 2030. Pemerintah provinsi berjanji akan terus menginformasikan publik melalui rapat terbuka dan kanal komunikasi resmi.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet