Rayan Cherki Jadi Sorotan: Selfie Ceria Bersama Pangeran William, Tidur di Bus, dan Kembalinya ke Starting XI Manchester City
Rayan Cherki Jadi Sorotan: Selfie Ceria Bersama Pangeran William, Tidur di Bus, dan Kembalinya ke Starting XI Manchester City

Rayan Cherki Jadi Sorotan: Selfie Ceria Bersama Pangeran William, Tidur di Bus, dan Kembalinya ke Starting XI Manchester City

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Manchester City kembali menjadi pusat perhatian tidak hanya karena kemenangan 1-0 atas Chelsea di FA Cup, tetapi juga karena aksi-aksi menghibur pemain muda mereka, Rayan Cherki. Pada sore pertandingan di Wembley, Cherki tidak hanya merayakan trofi, ia juga mengabadikan momen tak terduga bersama Pangeran William, yang hadir sebagai Patron Asosiasi Sepakbola Inggris. Foto selfie yang diunggah ke media sosial langsung menjadi viral, menambah warna baru dalam sejarah klub.

Selfie Ceria di Antara Upacara Formal

Saat upacara penyerahan medali dan trofi berlangsung, Cherki, yang memegang posisi sebagai sayap kiri, memanfaatkan kesempatan untuk mengambil foto bersama sang pangeran. Ia menegakkan ponsel iPhone-nya setelah berjabat tangan dengan Pangeran William, yang tampil dengan setelan rapi. Pangeran tidak menolak, melainkan tersenyum lebar, menciptakan momen hangat yang kontras dengan formalitas tradisional. Foto tersebut menampilkan kedua tokoh dengan pose santai, menandakan bahwa olahraga dapat menjembatani perbedaan status sosial.

Aksi Lucu di Bus Kembali ke Manchester

Tak berhenti di Wembley, Cherki kembali menjadi sorotan ketika ia merekam kegembiraan rekan-rekan setimnya di dalam bus pulang ke Manchester. Salah satu momen paling menggelitik adalah saat bek Rayan Ait‑Nouri tertidur nyenyak di tengah sorakan. Cherki menyorot teman satu timnya dengan kamera ponsel, menambahkan caption “Two rooms, two atmospheres.” Video tersebut menampilkan Ait‑Nouri yang terlelap meski timnya baru saja memenangkan trofi. Reaksi penggemar media sosial sangat positif; banyak yang menertawakan aksi tersebut sambil memuji semangat kebersamaan dalam skuad City.

Peran Cherki di Tim dan Prediksi Penampilan Selanjutnya

Meskipun Cherki tidak masuk dalam starting XI pada final FA Cup—di mana Pep Guardiola menurunkan duet Omar Marmoush dan Erling Haaland di depan—namun pemain berusia 22 tahun itu dipanggil kembali pada babak pertama pertandingan melawan Bournemouth pada pekan ke‑37 Premier League. Menurut laporan tim analis, penampilan Cherki di babak pertama final dianggap kurang berpengaruh, sehingga Guardiola memutuskan untuk menambahnya ke lini serang bersama Haaland, Jeremy Doku, dan Antoine Semenyo. Keputusan ini dipandang strategis mengingat Bournemouth sedang menjalani rekor tak terkalahkan 16 pertandingan dan menjadi tantangan penting dalam perebutan gelar.

Selain itu, perubahan lain yang diumumkan meliputi peralihan posisi penjaga gawang dari James Trafford ke Gianluigi Donnarumma, sementara lini belakang dipertahankan dengan Nunes, Khusanov, Guehi, dan O’Reilly. Keputusan ini menegaskan keyakinan Guardiola pada stabilitas pertahanan, sementara ia memberi ruang bagi Cherki untuk mengekspresikan kreativitasnya di lini tengah.

Pengaruh Keluarga Kerajaan dalam Dunia Sepakbola

Kehadiran Pangeran William di Wembley menambah nilai historis pada pertandingan tersebut. Meskipun ia dikenal sebagai pendukung setia Aston Villa, kunjungan ke final FA Cup menunjukkan dukungan luas terhadap sepakbola Inggris. Menariknya, putra sulungnya, Pangeran George, yang sebelumnya pernah terlihat di final 2024, kali ini tidak hadir, meski rumor mengaitkannya dengan dukungan pada tim lawan, Chelsea. Pangeran William pernah mengungkapkan dalam wawancara dengan TNT Sports bahwa ia bersikap terbuka terhadap pilihan klub anak-anaknya, namun mengakui bias pribadi terhadap Villa.

Harapan dan Tantangan Manchester City ke Depan

Dengan dua trofi musim ini—FA Cup dan Carabao Cup—Manchester City menatap akhir musim dengan ambisi meraih treble domestik. Namun, jarak poin dua poin dari Arsenal menuntut kemenangan di laga penutup melawan Aston Villa serta pertandingan melawan Bournemouth yang akan datang. Kembalinya Cherki ke starting XI diharapkan meningkatkan dinamika serangan, mengingat kemampuan dribbling dan kreativitasnya yang dapat membuka ruang bagi Haaland dan rekan-rekannya.

Secara keseluruhan, Rayan Cherki tidak hanya menjadi bintang di lapangan, tetapi juga menjadi simbol keceriaan dan kepribadian muda dalam tim. Dari selfie bersama pangeran hingga mengabadikan momen teman yang tertidur, Cherki menunjukkan bahwa kebahagiaan dan sportivitas dapat berjalan beriringan dengan prestasi.

Ke depan, performa Cherki di Premier League akan menjadi salah satu faktor kunci bagi Manchester City dalam upaya mengamankan gelar. Jika ia dapat mengoptimalkan kontribusinya, baik dalam menciptakan peluang maupun membantu pertahanan, City memiliki peluang besar untuk menutup musim dengan catatan gemilang.