LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Jakarta – Pada peringatan Waisak tahun ini, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali mengangkat kisah perjuangan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dalam melawan diskriminasi beragama. Acara yang digelar di Masjid Agung Al‑Azhar, Jakarta, menekankan nilai cinta kasih dan persaudaraan yang menjadi inti ajaran Gus Dur serta relevansinya bagi kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PKB menegaskan bahwa semangat toleransi yang dibawa Gus Dur harus dijadikan landasan bagi seluruh elemen masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan beragam keyakinan, harus senantiasa melindungi kebebasan beragama dan menolak segala bentuk diskriminasi.
- Penghormatan terhadap hak beragama menjadi fondasi persatuan.
- Penegakan hukum yang adil terhadap pelaku diskriminasi.
- Pendidikan multikultural untuk menumbuhkan rasa saling menghormati.
Acara tersebut juga menampilkan penampilan seni tradisional yang menggambarkan nilai kebersamaan antarumat beragama. Selain itu, para pemuda yang hadir diberikan kesempatan untuk menyuarakan harapan mereka mengenai upaya mengatasi intoleransi di lingkungan sekitar.
Gus Dur dikenal luas karena kebijakan-kebijakan inklusifnya, termasuk pembentukan Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) dan dukungan terhadap hak minoritas. Warisannya terus menjadi inspirasi bagi partai-partai politik yang ingin menegakkan prinsip pluralisme.
Para peserta diskusi menyoroti tantangan terkini, seperti penyebaran hoaks beragama di media sosial dan tindakan diskriminatif yang masih terjadi di beberapa daerah. Mereka sepakat bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan organisasi masyarakat sipil sangat penting untuk menciptakan iklim yang aman dan inklusif.
Menutup acara, Ketua PKB mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjadikan semangat Waisak sebagai momentum nyata dalam memperkuat persaudaraan, mengedepankan dialog, dan menolak segala bentuk diskriminasi. Ia menegaskan bahwa warisan Gus Dur tidak hanya dikenang dalam sejarah, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari‑hari.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet