Prancis Tangkap Enam Aktivis karena Mengibarkan Bendera Palestina di Menara Eiffel
Prancis Tangkap Enam Aktivis karena Mengibarkan Bendera Palestina di Menara Eiffel

Prancis Tangkap Enam Aktivis karena Mengibarkan Bendera Palestina di Menara Eiffel

LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Polisi Prancis pada hari Selasa menahan enam orang yang secara spontan menggantungkan bendera Palestina di Menara Eiffel, salah satu ikon paling terkenal di dunia. Penangkapan ini terjadi setelah petugas keamanan menerima laporan tentang aksi yang dianggap melanggar peraturan keamanan dan penggunaan properti publik.

Insiden ini memicu perdebatan luas tentang kebebasan berekspresi dan perbedaan perlakuan terhadap simbol politik di ruang publik. Sebagai contoh, mantan walikota Paris Anne Hidalgo beberapa waktu lalu menyalakan lampu Menara Eiffel dengan warna yang menyerupai bendera Israel, namun tidak ada tindakan hukum yang diambil terhadapnya.

Berikut rangkuman kronologis singkat:

  • Jam 10.30 WIB, sekelompok aktivis tiba di kawasan Champ de Mars dan mulai menempelkan bendera Palestina pada salah satu platform observasi menara.
  • Petugas keamanan segera menghentikan aksi dan memanggil unit kepolisian khusus.
  • Enam orang yang terlibat ditangkap dan dibawa ke kantor polisi terdekat untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan ini tidak bersifat politis melainkan menegakkan aturan keamanan. Namun, sejumlah organisasi hak asasi manusia menilai penangkapan tersebut dapat menjadi preseden bagi pembatasan kebebasan berpendapat, terutama dalam konteks konflik Israel-Palestina yang terus memanas.

Sejumlah politisi dan tokoh publik di Prancis mengkritik keputusan tersebut, menyatakan bahwa simbol-simbol politik harus dapat dipertunjukkan secara damai di ruang publik selama tidak mengancam keselamatan. Sementara itu, pemerintah menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran operasional landmark bersejarah seperti Menara Eiffel.