ONE OK ROCK Guncang Indonesia Arena: Konser Epik Penutup DETOX Asia Tour 2026 dengan Keamanan Ketat
ONE OK ROCK Guncang Indonesia Arena: Konser Epik Penutup DETOX Asia Tour 2026 dengan Keamanan Ketat

ONE OK ROCK Guncang Indonesia Arena: Konser Epik Penutup DETOX Asia Tour 2026 dengan Keamanan Ketat

LintasWarganet.com – 17 Mei 2026 | Jakarta, 17 Mei 2026 – Pada Sabtu malam (16/5/2026), band rock alternatif asal Jepang, ONE OK ROCK, menutup tur DETOX Asia 2026 dengan penampilan spektakuler di Indonesia Arena, Pusat Kota Jakarta. Puluhan ribu penonton berdiri bersorak selama dua jam, menyaksikan setlist 16 lagu yang meliputi hits terbaru dari album DETOX (2025) serta lagu‑lagu klasik yang sudah menjadi identitas band sejak debut.

Awal Mula Tur dan Perjalanan di Asia

Tur DETOX Asia 2026 dimulai pada awal tahun dengan pemberhentian di Bangkok, Seoul, Manila, Singapura, Taipei, Kuala Lumpur, dan Hong Kong. Setiap kota menampilkan energi yang berbeda, namun satu hal tetap konsisten: antusiasme penonton yang mengangkat suara mereka bersama vokalis Taka Moriuchi. Pada konser Jakarta, Taka membuka dengan “Puppet Can’t Control You” dan “The Beginning”, mengingatkan fans akan kolaborasinya dengan serial live‑action Samurai X. Ia menyapa, “Halo Jakarta, kami ONE OK ROCK dari Jepang. Kami sudah sering mampir ke Jakarta, pertama kali tahun 2013, lalu 2019, 2023, dan hari ini. Jakarta jadi penutup tur kami di Asia.”

Visual dan Pesan Album DETOX

Visual di layar belakang menampilkan gambaran dunia yang berada dalam kekacauan, dengan api membara dan simbol pink‑hitam khas album DETOX. Tangan terangkat menjadi metafora perlawanan, sejalan dengan lirik “Renegades” yang dibawakan dengan intensitas tinggi. Taka menekankan arti penting lagu tersebut: “Lagu ini simbol perlawanan bagi sistem diktator, bagi sistem yang tidak adil.” Penonton menjawab dengan sing‑along yang menggema di seluruh arena.

Perjalanan Emosional dan Refleksi Taka

Di sela‑sela pertunjukan, Taka berbicara dalam bahasa Inggris mengenai tantangan selama 1,5 tahun tur yang “sangat panjang dan penuh cerita”. Ia mengungkapkan rasa haru karena ini merupakan konser terakhir dalam rangkaian DETOX, serta mengingatkan bahwa lagu “Wherever You Are” bukan berasal dari album terbaru, namun menjadi anthem cinta tanpa syarat bagi jutaan penggemar. Penampilan melankolis beralih ke “Tiny Pieces” yang menenangkan suasana sebelum melaju ke “Party’s Over”, memicu loncatan penonton hingga akhir.

Keamanan Ketat Menjamin Kelancaran Acara

Menjamin keamanan ribuan penonton, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Metro Jaya melakukan sterilisasi menyeluruh di Indonesia Arena sebelum konser dimulai. Tim Jibom, KBR, dan unit anjing pelacak (K‑9) memeriksa potensi benda berbahaya, memastikan tidak ada ancaman yang terdeteksi. Kombes Henik Maryanto menyatakan proses sterilisasi berjalan lancar tanpa menemukan barang mencurigakan, menambah rasa aman bagi penonton.

Kontroversi Pembatalan Tur di Shanghai

Sebelum meluncur ke Jakarta, ONE OK ROCK harus membatalkan penampilan yang dijadwalkan di Shanghai pada 8 Mei 2026. Taka menjelaskan keputusan tersebut sebagai “sangat mengecewakan” namun tak dapat dihindari karena situasi politik yang bergejolak. Ia menegaskan bahwa musik seharusnya berada di ranah terpisah dari politik, dan berjanji akan kembali ke China di masa mendatang. Pembatalan ini menambah beban emosional bagi band, menjadikan konser Jakarta semakin bermakna sebagai penutup tur.

Reaksi Penonton dan Dampak Budaya

Penonton Indonesia menunjukkan antusiasme luar biasa, tidak hanya melalui sorakan tetapi juga melalui aksi “sing‑along” yang menghidupkan suasana. Banyak yang menyebut konser ini sebagai titik balik dalam popularitas musik rock Jepang di Asia, memperkuat jembatan budaya antara Jepang dan Indonesia. Keberhasilan tur ini juga menegaskan kemampuan ONE OK ROCK dalam menyampaikan pesan sosial melalui musik, khususnya tentang perlawanan terhadap ketidakadilan.

Secara keseluruhan, konser ONE OK ROCK di Jakarta tidak hanya menyajikan hiburan kelas dunia, tetapi juga menampilkan komitmen keamanan publik, menyoroti tantangan geopolitik, serta memperkuat ikatan emosional antara band dan penggemarnya. Penampilan yang memukau, dilengkapi dengan visual futuristik dan pesan kuat, menegaskan bahwa band ini terus beradaptasi dan relevan dalam lanskap musik global.

Dengan keberhasilan penutupan tur di Indonesia, ONE OK ROCK mengukir sejarah baru dalam karier dua dekade mereka, sekaligus menyiapkan panggung untuk karya‑karya selanjutnya yang akan terus menginspirasi generasi mendatang.