Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 Dapur MBG, Dapat Layani 3,44 Juta Warga
Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 Dapur MBG, Dapat Layani 3,44 Juta Warga

Kapolri Ungkap Polri Sudah Miliki 1.376 Dapur MBG, Dapat Layani 3,44 Juta Warga

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Jenderal Polisi (Pol) Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah mengoperasikan 1.376 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. Dapur-dapur tersebut diproyeksikan mampu melayani sekitar 3,44 juta penerima manfaat setiap bulannya.

Program MBG diluncurkan sebagai upaya meningkatkan gizi masyarakat kurang mampu, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi. Setiap dapur menyediakan makanan bergizi yang terdiri dari karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan, disesuaikan dengan standar gizi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Berikut beberapa poin penting terkait program tersebut:

  • Jumlah dapur: 1.376 unit tersebar di 34 provinsi.
  • Target penerima: 3,44 juta orang per bulan, mencakup anak-anak, lansia, dan keluarga berpendapatan rendah.
  • Sumber dana: Anggaran khusus dari APBN serta dukungan dari pemerintah daerah dan swasta.
  • Pengelolaan: Dapur dikelola oleh unit kepolisian setempat bekerja sama dengan lembaga sosial dan relawan.
  • Monitoring: Sistem digital memantau distribusi makanan dan kualitas gizi secara real‑time.

Polri menegaskan bahwa keberlangsungan program tidak hanya mengandalkan anggaran, tetapi juga sinergi dengan instansi terkait, seperti Kementerian Sosial, Dinas Kesehatan, dan organisasi non‑pemerintah. Selain itu, kepolisian melibatkan anggota yang memiliki latar belakang di bidang gizi dan logistik untuk memastikan operasional dapur berjalan optimal.

Pengamat menilai bahwa program MBG dapat menjadi model pemberdayaan sosial bagi lembaga penegak hukum, sekaligus meningkatkan citra Polri di mata publik. Namun, tantangan tetap ada, antara lain dalam hal distribusi makanan di daerah terpencil, menjaga kualitas bahan baku, serta memastikan tidak terjadi penyalahgunaan dana.

Ke depan, Kapolri berencana menambah jumlah dapur MBG hingga mencapai 2.000 unit dalam dua tahun ke depan, sekaligus memperluas jangkauan layanan ke daerah‑daerah yang belum terlayani. Penambahan ini diharapkan dapat menurunkan angka kekurangan gizi nasional secara signifikan.