Banjarmasin Tekan Belanja Pegawai Empat Persen pada APBD 2027
Banjarmasin Tekan Belanja Pegawai Empat Persen pada APBD 2027

Banjarmasin Tekan Belanja Pegawai Empat Persen pada APBD 2027

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengumumkan rencana penurunan belanja pegawai sebesar empat persen dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2027.

Penurunan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi penggunaan dana publik sekaligus menyiapkan ruang fiskal untuk program pembangunan prioritas.

Berikut ini gambaran singkat mengenai target dan langkah strategis yang akan diambil:

Tahun Anggaran Belanja Pegawai (Rp Miliar) Target Penurunan
2024 1.200
2025 1.210
2026 1.220
2027 (Target) 1.165 4 %

Strategi utama yang akan diterapkan meliputi:

  • Pemutakhiran data kepegawaian untuk mengidentifikasi jabatan yang berlebih atau tidak produktif.
  • Penerapan sistem manajemen kinerja berbasis teknologi informasi guna menilai produktivitas secara objektif.
  • Restrukturisasi struktur organisasi dengan menggabungkan unit-unit yang memiliki fungsi serupa.
  • Optimalisasi penggunaan kontrak kerja jangka pendek pada posisi yang bersifat temporer.
  • Peningkatan pelatihan dan pengembangan kompetensi sehingga pegawai dapat menangani lebih banyak tugas dengan sumber daya yang ada.

Wali Kota Banjarmasin menegaskan bahwa penurunan belanja pegawai tidak akan mengorbankan kualitas layanan publik. Ia menambahkan, “Kami berkomitmen menyeimbangkan antara efisiensi anggaran dan kepuasan warga. Penghematan ini akan dialokasikan kembali untuk sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan.”

Jika target tercapai, kota Banjarmasin diperkirakan dapat menghemat sekitar Rp 55 miliar dalam APBD 2027, yang selanjutnya dapat memperkuat cadangan fiskal dan mendukung program-program strategis jangka menengah.

Pengawasan pelaksanaan rencana ini akan dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dengan laporan evaluasi tahunan untuk memastikan kepatuhan pada target yang telah ditetapkan.