Legislator Jabar Kritik Kirab Milangkala Tatar Sunda Tidak Sesuai Sejarah
Legislator Jabar Kritik Kirab Milangkala Tatar Sunda Tidak Sesuai Sejarah

Legislator Jabar Kritik Kirab Milangkala Tatar Sunda Tidak Sesuai Sejarah

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah, menilai perayaan Milangkala Tatar Sunda yang diadakan baru-baru ini tidak mencerminkan fakta historis yang ada. Ia menyatakan bahwa rangkaian kirab yang menampilkan simbol‑simbol budaya Sunda banyak mengadopsi elemen yang tidak pernah ada pada masa lampau.

Ia menambahkan bahwa penataan acara sebaiknya melibatkan sejarawan, pakar budaya, dan lembaga kebudayaan resmi agar representasi yang ditampilkan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Tanpa dasar ilmiah, perayaan berisiko menimbulkan interpretasi keliru dan menggerogoti upaya pelestarian warisan budaya yang sebenarnya.

  • Kirab berlangsung di beberapa titik di Bandung pada tanggal 14‑15 Oktober 2023.
  • Acara menampilkan pertunjukan musik, tari, serta prosesi kostum tradisional yang diklaim sebagai “representasi asli” Sunda.
  • Maulana Yusuf Erwinsyah menuntut adanya evaluasi terhadap konsep acara dan penyusunan kurikulum budaya yang berbasis riset.

Reaksi lain dari kalangan budaya masih beragam. Beberapa tokoh seni menyambut baik antusiasme masyarakat, namun mengakui perlunya riset lebih mendalam untuk memastikan keotentikan elemen yang dipertunjukkan. Sementara itu, pemerintah daerah berjanji akan meninjau kembali mekanisme perencanaan acara budaya di masa mendatang.

Kasus ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pembuat kebijakan dan pakar budaya dalam menyelenggarakan festival yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan menghormati jejak sejarah.