LintasWarganet.com – 14 Mei 2026 | Setiap Kamis pada pekan ketiga bulan Mei, dunia memperingati Global Accessibility Awareness Day (GAAD) yang menyoroti pentingnya aksesibilitas digital bagi semua lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Pemerintahan Prabowo menegaskan komitmen inklusifnya melalui program Asta Cita, sebuah rangka kerja yang menempatkan transformasi layanan publik menjadi ramah disabilitas sebagai prioritas utama.
Berbagai langkah konkret telah dijadwalkan untuk mengimplementasikan agenda tersebut, antara lain:
- Mengadopsi standar Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) 2.1 level AA pada semua situs dan aplikasi pemerintah.
- Menambahkan teks alternatif (alt‑text) pada gambar, video, dan elemen multimedia lainnya.
- Menyediakan opsi pembaca layar dan mode kontras tinggi untuk memudahkan pengguna dengan gangguan penglihatan.
- Melakukan pelatihan reguler bagi pengembang dan petugas TI pemerintahan tentang prinsip desain universal.
- Mendirikan tim pengawas khusus yang memantau kepatuhan dan menyusun laporan bulanan.
Implementasi ini dikoordinasikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Teknologi serta lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada hak disabilitas.
Target jangka pendek mencakup penyempurnaan 80 % portal layanan publik dalam enam bulan pertama, sementara target jangka panjang menargetkan 100 % kepatuhan pada akhir 2025. Pemerintah juga berencana mengintegrasikan fitur aksesibilitas pada layanan e‑government yang baru, seperti sistem pembayaran daring dan portal data terbuka.
Dengan langkah‑langkah ini, diharapkan warga penyandang disabilitas dapat mengakses informasi, layanan kesehatan, pendidikan, serta peluang kerja secara setara, sekaligus meningkatkan citra digital Indonesia di kancah internasional.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet